Rabu, 20 Mei 2026

Banjir di Nunukan

Update Banjir Nunukan: Lumbis Berangsur Normal, Air Sungai Sembakung Turun 2 Meter

Berikut ini update banjir Nunukan, wilayah Lumbis berangsur normal, Tinggi Muka Air di Sungai Sembakung juga turun 2 meter.

Tayang:
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
ISTIMEWA
BANJIR NUNUKAN - Kondisi Sungai Sembakung di Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, terpantau mulai surut setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan akibat banjir. Berikut ini update banjir Nunukan, wilayah Lumbis berangsur normal, Tinggi Muka Air di Sungai Sembakung juga turun 2 meter. (TribunKaltara.com/Istimewa-Hasanuddin) 

Ringkasan Berita:
  • Kondisi Kecamatan Lumbis mulai berangsur normal pasca banjir, dengan sejumlah jalan yang sebelumnya tergenang kini sudah bisa dilalui kendaraan.
  • BPBD Nunukan mencatat tinggi muka air di Jembatan Sei Sembakung turun dari 10 meter menjadi 8 meter pada Selasa pagi.
  • Aktivitas warga mulai kembali berjalan normal meski masih terdapat sisa lumpur di beberapa ruas jalan, sementara BPBD tetap siaga memantau kondisi cuaca dan debit air.

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Kondisi Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mulai berangsur normal pasca banjir yang terjadi pada Senin (18/5/2026).

Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin, mengatakan pada Selasa (19/5/2026) pukul 07.22 WITA, aktivitas masyarakat di wilayah terdampak kini perlahan kembali berjalan seperti biasa.

“Hasil pemantauan di lapangan, beberapa titik jalan yang sebelumnya tergenang sudah kering dan bisa dilalui kendaraan,” ujar Hasanuddin, kepada TribunKaltara.com, Selasa (19/5/2026).

Ia menyampaikan, sejumlah rumah warga yang terdampak banjir, baik ringan maupun berat, juga mulai kembali berangsur normal.

Meski demikian, masih ditemukan material lumpur di beberapa badan jalan.

“Untuk kondisi wilayah, saat ini aktivitas masyarakat sudah mulai normal kembali, meski masih ada sisa lumpur di jalan,” tambahnya.

 

BANJIR NUNUKAN - Kondisi banjir kiriman yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Lumbis dan sekitarnya, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (18/5/2026). Air luapan sungai akibat kiriman dari wilayah hulu perbatasan Malaysia menyebabkan aktivitas warga terganggu, sementara petugas BPBD Nunukan terus melakukan pemantauan dan siaga di lapangan.  (TribunKaltara.com/Istimewa-Hasanuddin)
BANJIR NUNUKAN - Kondisi banjir kiriman yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Lumbis dan sekitarnya, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (18/5/2026). Air luapan sungai akibat kiriman dari wilayah hulu perbatasan Malaysia menyebabkan aktivitas warga terganggu, sementara petugas BPBD Nunukan terus melakukan pemantauan dan siaga di lapangan.  (TribunKaltara.com/Istimewa-Hasanuddin) (ISTIMEWA)

Baca juga: Breaking News, Banjir Kiriman dari Perbatasan Malaysia Rendam 4 Kecamatan di Nunukan Kaltara

 

Dari hasil pemantauan di Jembatan Sei Sembakung, Kecamatan Lumbis, Tinggi Muka Air ( TMA ) dilaporkan mengalami penurunan sekitar 2 meter dibandingkan sebelumnya.

“Sebelumnya TMA berada pada level 10 meter, dan pagi ini terpantau turun menjadi 8 meter,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi cuaca pada pagi hari terpantau cerah berawan dengan suhu 26°C, kelembaban 92 persen, kecepatan angin 1,7 km/jam, dan arah angin dari barat laut.

BPBD Nunukan terus melakukan pemantauan cuaca dan tinggi muka air secara berkala, serta menyiagakan personel di Pos Lumbis, untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

“Pemantauan pasca banjir terus kami lakukan, baik di wilayah Lumbis maupun Sembakung Atulai,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved