Berita Nunukan Terkini
Prakiraan BMKG Nunukan, Curah Hujan Rendah Terjadi di Bulan Juni
Saat ini Nunukan masih berada dalam kategori curah hujan menengah, tren penurunan terus terlihat dan perlu diwaspadai oleh masyarakat.
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Adhinata Kusuma
Ringkasan Berita:
- Saat ini Nunukan masih berada dalam kategori curah hujan menengah, tren penurunan terus terlihat dan perlu diwaspadai oleh masyarakat.
- Wilayah Nunukan masih berada di zona kuning atau curah hujan menengah, tetapi ada kecenderungan menurun.
- Pada bulan Juni mendatang, wilayah Nunukan berpotensi memasuki zona dengan curah hujan rendah.
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nunukan, Kalimantan Utara mengeluarkan peringatan terkait tren penurunan curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi ini bahkan diprediksi akan semakin signifikan memasuki bulan Juni 2026.
Prakirawan BMKG Nunukan, Serpin, menyebutkan hasil pengamatan di Stasiun Meteorologi Nunukan menunjukkan adanya penurunan curah hujan yang cukup jelas dibanding periode sebelumnya.
“Dari hasil pengukuran curah hujan di Stasiun Meteorologi Nunukan, hingga dasarian II Mei tercatat hanya 26,2 mm,” ujar Serpin kepada TribunKaltara.com, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, meskipun saat ini Nunukan masih berada dalam kategori curah hujan menengah, tren penurunan terus terlihat dan perlu diwaspadai oleh masyarakat.
“Untuk saat ini wilayah Nunukan masih berada di zona kuning atau curah hujan menengah, tetapi ada kecenderungan menurun,” katanya.
Baca juga: Dokter Balai Karantina Nunukan Ingatkan Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban
Lebih lanjut, Serpin mengungkapkan bahwa pada bulan Juni mendatang, wilayah Nunukan berpotensi memasuki zona dengan curah hujan rendah.
“Prediksi kami, pada bulan Juni Nunukan dapat masuk zona oranye dengan klasifikasi curah hujan rendah,” ungkapnya.
Sementara itu, BMKG mengingatkan bahwa kondisi ini merupakan bagian dari dinamika musim yang terjadi di wilayah Indonesia bagian utara, termasuk Nunukan, yang memang dipengaruhi pola angin muson dan peralihan musim.
Warga diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air serta mewaspadai dampak turunnya curah hujan, terutama bagi sektor pertanian dan kebutuhan rumah tangga.
(*)
Penulis: Fatimah Majid
| Dokter Balai Karantina Nunukan Ingatkan Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban |
|
|---|
| Berikut Sosok Baru di Polres Nunukan, Wakapolres hingga Kasat Lantas Berganti, Ini Daftar Lengkapnya |
|
|---|
| Hujan Ekstrem, Jalan di Krayan Selatan Jadi Kubangan Lumpur, 90 Persen Barang dari Malaysia Terhenti |
|
|---|
| Tiga Desa di Sembakung Nunukan Masih Dikepung Banjir, Beraktivitas Warga Gunakan Perahu |
|
|---|
| Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan Resmi Terapkan QRIS, Warga Sambut Baik tak Perlu Bawa Uang Banyak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/20260522-cuca-di-nunukan.jpg)