Kamis, 4 Juni 2026

Berita Tarakan Terkini

Pasca Hujan Deras dan Angin Kencang, BPBD Tarakan Laporkan Terjadi Longsor dan 2 Pohon Tumbang 

Hari ini, Rabu 3 Juni 2026 terjadi longsor dan pohon tumbang di Tarakan Kalimantan Utara. BPBD Tarakan langsung bantu bersihkan lumpur.

Tayang:
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/ ISTIMEWA
PEMBERSIHAN - Petugas BPBD Tarakan bersama relawan melakukan pembersihan di titik longsor yang menutup badan jalan, Rabu (3/6/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Akses jalan utama warga di Gang Rimba yang sempat tertutup longsor berhasil dibuka kembali setelah 3 jam evakuasi gabungan.
  • Petugas langsung membersihkan dua pohon tumbang yang menutup jalan di Kampung Satu Skip dan RT 3 Juata Kerikil.
  • Warga diminta berhati-hati terhadap potensi longsor susulan dan pohon roboh saat hujan deras disertai angin kencang.

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan menangani longsor di RT 4 Gang Rimba Kelurahan Juata Kerikil dan dua pohon tumbang  di Kelurahab Kampung Satu Skip dan di RT 3 Juata Kerikil, Tarakan Kalimantan Utara, setelah terjadi hujan deras dan angin kencang, Rabu (3/6/2026).

Dikatakan Yonsep, Kepala BPBD Tarakan, longsor dilaporkan menutupi badan jalan yang menjadi fasilitas umum (fasum) warga di Gang Rimba. Longsor ini menutupi badan jalan Gang rimba, padahal itu akses satu-satunya jalan warga.

Berdasarkan pantuan Yonseplongsor yang menutupi permukaan jalan mencapai sekitar 20 meter atau 30 meter. Lalu BPBD Tarakan bersama relawan dan unsur terkait segera melakukan pembersihan. 

"Tadi sempat tertutup ya akses jalannya. Tadi kami koordinasi ke PDAM juga untuk dibantu suplai air dan semua armada kita juga sudah turun dan tenaga juga tenaga dari PU juga ikut sekitar 20 tenaga yang teknis di lapangan," ucap Yonsep.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Nunukan Selatan, Puluhan Rumah Terdampak, Masjid Sempat Terendam

Kurang lebih 3 jam berjibaku tanah berlumpur, akses jalan di Gang Rimba terbuka dan sudah bisa dilalui warga.

"Hampir 3 jam. Sekarang masih dikerjakan tapi sudah bisa lewat.   Kalau kerugian materil tak ada cuma memang gambat aktivitad warga karena tidak bisa keluar," jelasnya.

Hingga pukul 11.30 WITA penanganan mencapai 90 persen di lokasi. Sisanya hanya pembersihan material dan sudah bisa diakses.

"Kami dibantu tadi, sebelumnya koordinasi dengan Bumix dan dibantu oleh alat berat 
mereka dan pemilik lahan kita arahkan untuk mempunyai alat berat," ujar Yonsep.

Kemudian pemilik lahan juga diarahkan menyediakan kayu panjang dan dilakukan penyiringan supaya menahan atau memperlambat gerakan jika ada longsoran baru. Dikarenakan berpotensi terjadi longsor lagi.

Baca juga: Pohon Tumbang Hingga Tanah Longsor, BPBD Catat 5 Kejadian Akibat Hujan Deras di Tana Tidung 

Setelah selesai melakukan pembersihan di lokasi longsor, personel BPBD  Tarakan langsung menuju lokasi pohon tumbang. Ada dua titik longsor dilaporkan.. Titik pertama, di fasum Kelurahan Kampung Satu Skip dan titik kedua di RT 3 Juata Kerikil. Berdasarkan data BPBD Tarakan Januari hingga Juni 2026 dilaporkan ada 27 pohon tumbang.

"Ini berdekatan pas di tikungan jalan Jagung di sana.  Dia menutup akses jalan. Dan kita berharap itu nanti yang di pinggirnya juga kita harapkan kita potong juga supaya jangan ada potensi susulan gitu," jelasnya.

Dikakatan Yonsep, terjadi tanah longsor, pohon tumbang dan banjir dikarenakan hujan semalam disertai angin kencang. Oleh karena itu masyarakat harus berhati-hati jika hujan di malam hari.

" Jadi kalau masyarakat kita kan kebanyakan melakukan aktivitas ke pasar itu kan pada subuh ya itu harus berhati-hati. Kalau hujan ada angin keras lebih baik berhentilah dulu. Karena banyak potensi-potensi pohon yang bisa roboh dengan kekuatan angin yang kencang," jelasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved