Kamis, 11 Juni 2026

Berita Nunukan Terkini

Khitanan Massal Gratis Baznas Nunukan, Terbuka untuk Semua Agama dan Usia

Baznas Nunukan menggelar khitanan massal gratis yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat di Nunukan, terbuka semua agama dan usia.

Tayang:
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Fatimah Majid
KHITANAN MASSAL - Puluhan peserta mengikuti Khitanan Massal yang digelar Baznas Kabupaten Nunukan di Kantor Baznas Nunukan, Rabu (10/6/2026). Program sosial tahunan tersebut menargetkan 600 peserta di seluruh Kabupaten Nunukan dan terbuka bagi masyarakat tanpa membedakan agama maupun usia. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid) 
Ringkasan Berita:
  • Badan Amil Zakat Nasional menggelar khitanan massal gratis yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat di Nunukan.
  • Program tahunan ini menargetkan 600 peserta di seluruh Kabupaten Nunukan dan terbuka bagi semua kalangan tanpa membedakan agama maupun usia.
  • Selain layanan khitan gratis, peserta menerima bantuan berupa sarung dan uang saku, sementara program ini juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Program Khitanan Massal yang digelar Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. 

Sejak pagi hari, Rabu (10/6/2026), kantor Baznas Nunukan dipadati peserta anak-anak didampingi orang tuanya, datang untuk mengikuti kegiatan bertema “Mewujudkan Generasi Sehat, Taat dan Kuat.” 

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang datang bahkan sebelum kegiatan dimulai. 

Program sosial tahunan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Baznas terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Ketua Baznas Nunukan, Zahri Fadli, mengatakan khitanan massal merupakan program rutin, yang setiap tahun menyasar ratusan peserta di berbagai wilayah Kabupaten Nunukan.

“Khitanan Massal ini memang program tahunan Baznas.

Dalam satu tahun target kami mencapai 600 peserta yang tersebar di seluruh kecamatan, mulai dari Pulau Sebatik, Nunukan, Sebuku, Krayan hingga wilayah perbatasan lainnya,” ujarnya kepada TribunKaltara.com.

 

Khitanan Massal yang digelar Baznas Kabupaten Nunukan di Kantor Baznas Nunukan
KHITANAN MASSAL - Puluhan peserta mengikuti Khitanan Massal yang digelar Baznas Kabupaten Nunukan di Kantor Baznas Nunukan, Rabu (10/6/2026). Program sosial tahunan tersebut menargetkan 600 peserta di seluruh Kabupaten Nunukan dan terbuka bagi masyarakat tanpa membedakan agama maupun usia. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid)

 

Baca juga: Baznas Nunukan Kumpulkan Rp 782 Juta Zakat, Infak, dan Sedekah Selama Ramadan 2026

Menurut Zahri Fadli, pelaksanaan Khitanan Massal di Nunukan merupakan rangkaian kegiatan ketiga, setelah sebelumnya dilaksanakan secara serentak di lima kecamatan di Pulau Sebatik, kemudian berlanjut di Sebuku dan Sei Menggaris.

Dalam waktu dekat, kegiatan serupa akan digelar di wilayah Lumbis, Sembakung, Tulin Onsoi hingga Nunukan Selatan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Program Khitanan Massal ini tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak muslim, tetapi terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa memandang agama maupun usia.

“Ini lintas agama.

Tidak hanya muslim, non-muslim juga kami terima.

Bahkan tidak mengenal usia.

Di Sei Menggaris kemarin ada peserta yang usianya sudah 30 tahun dan tetap kami layani,” katanya.

Untuk pelaksanaan di Nunukan, Baznas menargetkan 75 peserta dengan dukungan delapan meja pelayanan medis.

Namun apabila jumlah peserta melebihi target dan tenaga medis masih memungkinkan, peserta tambahan tetap akan diterima.

Zahri Fadli menjelaskan, manfaat program ini tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga ekonomi masyarakat.

Pasalnya, biaya khitan secara mandiri saat ini dinilai cukup mahal.

“Kalau dilakukan sendiri biayanya bisa mencapai Rp2 juta lebih.

Dengan adanya khitanan massal gratis ini, masyarakat bisa mengalihkan dana tersebut untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Baznas menggandeng berbagai unsur tenaga kesehatan, mulai dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Lanal Nunukan, Satgas Pamtas, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), hingga sejumlah dokter dan tenaga medis lainnya.

Selain mendapatkan layanan khitan gratis, setiap peserta juga memperoleh paket bantuan berupa sarung dan uang saku.

“Setiap anak mendapatkan paket senilai kurang lebih Rp150 ribu.

Isinya ada sarung dan uang yang diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama program Baznas Nunukan.

Pada tahun 2026, Baznas mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,4 miliar untuk berbagai program kesehatan masyarakat.

Selain khitanan massal, Baznas juga tengah menyiapkan program kolaborasi penanganan stunting, tuberkulosis (TBC), malaria, hingga pemeriksaan kesehatan masyarakat bersama Dinas Kesehatan dan berbagai pihak terkait.

“Baznas siap berkolaborasi untuk kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Karena dimensi program kami adalah sosial dan kemanusiaan,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved