Jumat, 12 Juni 2026

Pemkab Nunukan

Hari Lahir Pancasila, Bupati Nunukan Irwan Sabri Peringatkan Ancaman Radikalisme dan Hoaks

Bupati Nunukan Irwan Sabri menjadi pimpin upacar di peringatan Hari Lahir Pancasila hari ini, Senin 1 Juni 2026 di Kantor Bupati Nunukan.

Tayang:
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/Fatimah Majid
HARI LAHIR PANCASILA - Bupati Nunukan H Irwan Sabri membacakan amanat Kepala BPIP saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Senin (1/6/2026). Dalam amanat tersebut, BPIP menegaskan pentingnya melawan radikalisme, intoleransi, dan hoaks demi menjaga persatuan bangsa. 

Ringkasan Berita:
  • Makna Peringatan: Bupati Nunukan menegaskan Hari Lahir Pancasila harus menjadi refleksi komitmen kebangsaan, bukan sekadar seremoni tahunan.
  • Relevansi Global: Pancasila dinilai kokoh menjaga persatuan dari ancaman intoleransi serta menjadi fondasi penting untuk perdamaian dunia.
  • Pesan Kebijakan: Generasi muda diajak menjadikan Pancasila ideologi yang hidup, dan pejabat daerah diminta membuat kebijakan yang berpihak pada rakyat.

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Bupati Nunukan H Irwan Sabri mengingatkan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.

Pesan tersebut disampaikan saat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Senin (1/6/2026).

Dalam amanatnya, BPIP menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan.

"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," kata Irwan Sabri.

Baca juga: Upacara Hari Lahir Pancasila, Ibnu Saud: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Pondasi Perdamaian Dunia

Menurutnya, tema peringatan tahun ini, "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", menjadi penegasan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga relevan dalam menciptakan perdamaian dunia.

Dalam amanat tersebut, BPIP menyebut Pancasila sebagai pedoman yang mampu menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah berbagai tantangan global.

"Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," lanjutnya.

BPIP juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga perdamaian dunia sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.

"Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," katanya.

Baca juga: Perkuat Ideologi Kebangsaan, Polda Kaltara Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila

Dalam pidato tersebut, BPIP turut menyoroti ancaman intoleransi, radikalisme, serta berbagai pengaruh yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

Perhatian khusus juga diberikan kepada generasi muda yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai Pancasila.

Bupati Nunukan mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology.

BPIP mengingatkan agar Pancasila tidak hanya dipahami sebagai simbol atau hafalan semata.

"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah," katanya.

Selain itu, BPIP juga menitipkan pesan kepada para kepala daerah dan penyelenggara pemerintahan agar setiap kebijakan yang diambil berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Hari Lahir Pancasila di Nunukan 02 01062026
HARI LAHIR PANCASILA - Bupati Nunukan H Irwan Sabri membacakan amanat Kepala BPIP saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Senin (1/6/2026). Dalam amanat tersebut, BPIP menegaskan pentingnya melawan radikalisme, intoleransi, dan hoaks demi menjaga persatuan bangsa.
Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved