Liga Italia
Profil Luciano Spalletti, Pelatih Tertua yang Menangani Juventus
Berikut profil Luciano Spalletti, pelatih tertua yang menangani Juventus setelah Igor Tudor dipecat.
Ringkasan Berita:
- Spalletti tercatat sebagai pelatih tertua yang menangani Juventus dengan usia 66 tahun.
- Spalletti dikenal sebagai salah satu pelatih paling inovatif di Italia
- Puncak karier Spalletti di Liga Italia saat juara Serie A bersama Napoli yaitu pada musim 2022-2023
TRIBUNKALTARA.COM - Berikut profil Luciano Spalletti, pelatih tertua yang menangani Juventus.
Juventusmengumumkan Luciao Spalletti sebagai juru taktik baru pada Jumat (31/10/2025) dini hari WIB.
Dia menggantikan Igor Tudor yang sebelumnya dilecat oleh Juventus setelah rentetan hasil buruk dalam beberapa pertandingan.
Pelatih berusia 66 tahun tersebut, memecahkan rekor juru taktik Juventus yang sebelumnya dibuat oleh Maurizio Sarri pada Juni 2019 di usianya yang ke-60.
Luciano Spalletti tercatat sebagai pelatih tertua yang pernah menangani Juventus.
Ini bukan kali pertama Spalletti dan Sarri menyerahkan tongkat estafet rekor. Spalletti pernah mengalahkan rekor Sarri sebagai pelatih tertua yang memenangkan Scudetto.
Sarri melakukannya saat menangani Juventus di usia 61 tahun, sementara Spalletti bersama Napoli pada usia 64 tahun.
Si Nyonya Tua, julukan Juventus mengontrak Spalletti hingga musim panas 2026 atau 30 Juni.
Ia memiliki opsi perpanjangan kontrak jika berhasil membawa Juventus lolos ke Liga Champions untuk musim berikutnya.
Berikut profil Luciano Spalletti
Luciano Spalletti lahir di Certaldo, Provinsi Firenze, Italia pada tahun 1959, menurut biografi di situs resmi Juventus.
Ia memulai karier kepelatihannya 30 tahun yang lalu setelah bermain untuk Spezia dan Empoli.
Spalletti mulai menjadi pelatih bersama klub Tuscan tersebut, memenangkan trofi Serie C, kemudian mendapatkan tempat di Serie A, dan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pelatih paling inovatif di Liga Italia.
Terobosannya datang bersama Udinese di awal tahun 2000-an. Ia memperoleh akses ke kompetisi Eropa selama tiga tahun berturut-turut.
Pada musim 2004/2005, ia berhasil mencapai sejarah bagi klub Friulian tersebut karena tampil di kualifikasi Liga Champions.
| Momen Marcus Thuram Bungkam Thierry Henry dan Mirwan Suwarso saat Inter Milan Permalukan Como |
|
|---|
| 4 Fakta Kemenangan Inter Milan Atas Como, Pelajaran Berharga Chivu untuk Cesc Fabregas |
|
|---|
| Rating Pemain Como vs Inter Milan, Derita Nico Paz Panggung Dicuri Thuram dan Dumfries |
|
|---|
| Komentar Terbaru Chivu Inter Milan Permalukan Como, Armada Cesc Fabregas Bikin Repot |
|
|---|
| 4 Faktor Cesc Fabregas Bisa Jegal Nerazzurri saat Duel Como vs Inter Milan di Liga Italia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Luciano-Spalletti-Gli-Azzurri-130923.jpg)