Breaking News:

Polisi Gerebek Rumah Kakek 54 Tahun Simpan 59 Poket di Sangkulirang Kutai Timur, Ini Kronologisnya

Polisi gerebek rumah kakek 54 tahun simpan 59 poket di Sangkulirang Kutai Timur, ini kronologisnya.

HO Polsek Sangkulirang
Tersangka Sudi dan Randi bersama barang bukti sabu yang diamankan jajaran Polsek Sangkulirang. HO Polsek Sangkulirang 

TRIBUNKALTARA.COM, SANGATTA – Polisi gerebek rumah kakek 54 tahun simpan 59 poket di Sangkulirang Kutai Timur, ini kronologisnya.

Peredaran sabu di kawasan pesisir Kabupaten Kutai Timur hampir tak terdengar.

Namun, sekali penggrebekan, polisi berhasil menyita barang bukti sabu sebanyak 59 poket dengan bobot 59,338 gram dari Sudirman alias Sudi, seorang kakek berusia 54 tahun, warga Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang.

Penggrebekan yang dipimpin Kapolsek Sangkulirang Iptu Jelatu berhasil membongkar transaksi senyap barang haram di kecamatan tertua di Kutai Timur tersebut, pada Selasa (29/9/2020) sekitar pukul 10.00 pagi tadi.

TUNDA LAGI Lanjutan Liga 1 & Liga 2 Bisa Ditiadakan, Berikut Pernyataan Ketua PSSI Mochamad Iriawan

Dapatkan Bansos Rp 500 Ribu Dengan Kartu Keluarga Sejahtera & Cair Bulan Ini, Berikut Cara Daftarnya

Simpan Sabu di Dalam Masker, Warga Sangatta Selatan Kutai Timur Ditangkap Polisi

“Informasinya kami peroleh dari masyarakat sekitar. Di Jalan Masjid Ar Rahmah, Desa Benua Baru Ilir, kerap menjadi tempat transaksi narkoba. Penyelidikan mendalam kami lakukan, hingga akhirnya mencurigai sebuah rumah kontrakan di jalan tersebut,” ungkap Jelatu, yang mendampingi Kapolres Kutai Timur AKBP Indras Budi Purnomo.

Rumah yang dicurigai langsung digrebek.

Di dalamnya ada Sudirman dan seorang bernama Randi (22) warga Jalan Hasanuddin RT 18, Desa Benua Baru Ilir.

Dalam penggeledahan polisi menemukan 34 poket sabu seberat masing-masing 1 gram disimpan di dalam kotak parfum.

Dua poket seberat masing-masing 4 gram ditemukan di kotak ponsel, 19 poket seberat masing-masing ½ gram, ditemukan di dalam tas, satu poket seberat 4,36 gram ditemukan di dalam bungkus rokok dan tiga poket sabu seharga Rp 200 ribuan, ditemukan di dalam botol warna kuning.

Baca juga; Jelang Ditembak 30 September, Jenderal S Parman Melihat Burung Sriti dan Gereja di Kamar Tamu

Halaman
12
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved