Pilkada Malinau
Lebih Digandrungi Milenial, KPU Malinau Imbau Paslon Pilkada Malinau Manfaatkan Kampanye Daring
KPU Malinau mendorong pasangan calon di Pilkada Malinau untuk mengoptimalkan peran kampanye digital.
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malinau ( KPU Malinau ) mendorong pasangan calon di Pilkada Malinau untuk mengoptimalkan peran kampanye daring.
Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Malinau, Lasinias, Selasa (13/10/2020).
Lasinias mengatakan masing-masing paslon Pilkada Malinau dapat mempertimbangkan kampanye daring terlebih dulu sebelum kampanye tatap muka.
"Kami dari KPU Malinau selalu mendorong paslon untuk memilih kampanye daring terlebih dulu.
Jika memang tidak memungkinkan, baru beralih ke kampanye tatap muka," ujarnya di Malinau, Kalimantan Utara ( Kaltara ).
Menurut Lasinias, di Kabupaten Malinau, kampanye daring masih menjadi opsi kampanye yang kurang diminati.
Kebanyakan paslon memilih kampanye tatap muka karena lebih efektif dibandingkan kampanye daring.
Baca juga: Buruh Asal Nunukan Ini Rela tak Tidur Siap Kerahkan 1.800 Orang ke DPRD Kaltara Tolak UU Cipta Kerja
Baca juga: Pantauan Tim Siber Terpadu, Kampanye Paslon Pilkada Malinau Masih Tertib
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Nunukan bertambah 4, Aris Suyono : Kasus dari Import Pelaku Perjalanan
Baca juga: Dinas Kelautan dan Perikanan Nunukan Beberkan Penyebab Menurunnya Kualitas Rumput Laut Petani
Padahal, menurut Lasinias, paslon atau tim pemenangan dapat berinovasi agar kampanye daring dapat menarik calon pemilih.
"Paslon bisa berinovasi dengan memanfaatkan platform digital.
Contohnya dengan webinar dan semacamnya. Ini saya rasa bisa dieksplor oleh tim pemenangan paslon," ungkapnya.
Meski demikian, Lasinias mengakui, di Malinau masih banyak wilayah yang belum terjangkau akses internet.
Demikian pula dengan penguasaan teknologi daring, tidak semua kalangan memiliki kemampuan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut.
Namun, hal tersebut tidak serta merta menutup potensi pelaksanaan kampanye daring di Kabupaten Malinau.
"Sebagian wilayah masih bisa kampanye daring, adapun wilayah yang terbatas akses, baru dilakukan kampanye tatap muka," jelasnya.
Lasinias optimis, kampanye daring dapat dioptimalkan di Kabupaten Malinau. Metode ini ia rasakan cukup efektif utamanya bagi kaum milenial.
"Sekarang yang banyak pakai internet kan anak muda, pemilih pemula. Dengan kampanye daring, pasti banyak anak muda yang tertarik," ujarnya.
(*)
( Tribunkaltara.com / Mohammad Supri )
Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com
Follow Twitter TribunKaltara.com
Follow Instagram tribun_kaltara
Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/ilustrasi-pilkada-malinau-2020-13102020_2.jpg)