Breaking News:

Pilkada Malinau

Pantauan Tim Siber Terpadu, Kampanye Paslon Pilkada Malinau Masih Tertib

Pantauan Tim Siber Terpadu, kampanye paslon Pilkada Malinau masih tertib.

Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Markas Kepolisian Resor Kabupaten Malinau, Jl Pusat Pemerintahan, Kabupaten Malinau. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTARA COM, MALINAU - Pantauan Tim Siber Terpadu, kampanye paslon Pilkada Malinau masih tertib.

Pembentukan tim siber khusus mengawasi media daring juga telah dibentuk untuk mengawasi kampanye daring Pilkada Serentak 2020.

PS Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Malinau, Aipda Haryanto mengatakan, patroli media siber di Kabupaten Malinau dilakukan oleh Tim Siber Terpadu Zona III, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Nunukan bertambah 4, Aris Suyono : Kasus dari Import Pelaku Perjalanan

Baca juga: 2 Remaja di Penajam Dihukum Sapu Jalanan Karena tak Pakai Masker Langgar Protokol Kesehatan

Baca juga: Dinas Kelautan dan Perikanan Nunukan Beberkan Penyebab Menurunnya Kualitas Rumput Laut Petani

Tim siber ini khusus dibentuk untuk mengawasi akun media sosial selama tahapan kampanye dimulai.

Sejauh ini, Haryanto mengatakan pihaknya belum menemukan adanya pelanggaran selama tahapan masa kampanye dimulai.

"Sejauh ini masih aman-aman saja. Tapi kita masih lakukan pantauan. Semoga saja tidak ada," ungkapnya.

Haryanto menjelaskan, ada unsur-unsur yang harus dipenuhi sebelum menetapkan sebuah akun melakukan ujaran kebencian atau melanggar.

Jika akun sosial media melakukan ujaran kebencian atau menyerang satu pasangan calon, subjek atau sasarannya harus jelas, tidak diajukan secara umum.

"Temuan akan kita nilai dulu. Apakah suatu ujaran kebencian ditujukan secara khusus ke salah satu paslon atau secara umum," ungkapnya.

Haryanto menambahkan, pemantauan akun sosial media juga diperuntukkan untuk mengawasi kemungkinan terjadi konflik.

Baca juga: Terpaksa Jadi Kurir Sabu Karena Anak Menderita Sakit, Sedangkan Perantara Diupah Rp 10 Juta

Baca juga: Tak Pakai Masker, 17 Warga Diminta Punguti Sampah di Jalan

Baca juga: Calon Gubernur Petahana Dilapor, Begini Reaksi Ketua Bawaslu Kaltara Suryani

Sehingga, hasil temuan pantauan tersebut, tim siber dapat mencegah konflik yang berpotensi terjadi di lapangan.

"Dengan pantauan siber ini, kita bisa membaca potensi konflik di lapangan. Sehingga bisa dilakukan pencegahan. Jadi ada fungsi pencegahan juga, tidak cuma penindakan," ujarnya.

Patroli media siber tersebut dilakukan secara terpadu. Untuk wilayah kalimantan, ditangani oleh Tim Siber Terpadu Zona III.

(*)

( Tribunkaltara.com / Mohammad Supri )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved