Breaking News:

Kepala Rutan Balikpapan Sopiana Sita Puluhan Ponsel dari Warga Binaan, Upayakan Rutan Zero Gawai

Kepala Rutan Balikpapan Sopiana sita puluhan ponsel dari warga binaan, upayakan Rutan zero gawai.

TRIBUNKALTARA.COM/Mohammad Zein Rahmatullah
Situasi Saat Pemusnahan Sitaan Hasil Razia di Rutan Klas II Balikpapan, Selasa (13/10/2020). TRIBUNKALTARA.COM/Mohammad Zein Rahmatullah 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN - Kepala Rutan Balikpapan Sopiana sita puluhan ponsel dari warga binaan, upayakan Rutan zero gawai.

Penemuan sekitar puluhan gawai yang digunakan warga binaan Rutan Klas II B Balikpapan, ditindak dengan dibakar berikut aksesoris seperti charger dan headset, Selasa (13/10/2020).

Dimana pemusnahan hasil sitaan ini bersamaan dengan acara pemberian reward untuk pegawai terbaik di bulan Agustus dan September.

Baca juga: Kampung Batumbuk Penghasil Terasi di Berau, Diolah Secara Tradisional Sekali Kirim Bisa Capai 60 Ton

Baca juga: TIBA-TIBA Minibus Terparkir di Kantor Gubernur Kaltim Terbakar, Diduga Konsleting Bagian Mesin

Baca juga: Kualitas Rumput Laut Nunukan Menurun, DLH Sebut Tidak Ada Bukti Pencemaran Limbah Industri

47 unit ponsel, 43 charger dan 42 headset dan barang perlengkapannya, ditemukan melalui razia berkala yang dilakukan Rutan Klas II Balikpapan.

"Hasil razia dari bulan Juli sampai Oktober, langsung kami musnahkan dengan cara dihancurkan dan dibakar," ujar Kepala Rutan Klas II B Balikpapan, Sopiana, Rabu (14/10/2020).

Meski razia ponsel sudah menjadi rutinitas, warga binaan masih berupaya mengakali petugas.

Sebab warga binaan ditemukan tetap aktif melayangkan postingan melalui platform Whatsapp. Sementara yang bersangkutan masih mendekam dibalik jeruji.

Namun demikian, Sopiana mengatakan pihaknya akan terus melakukan razia kepada warga binaannya.

"Upaya kita untuk Rutan Klas II B Balikpapan Zero HP dan lainnya. Tentunya dengan semangat tinggi dan integritas tinggi dari seluruh petugas Insya Allah akan terwujud," tegas Sopiana.

Puluhan gawai yang masuk dan digunakan oleh warga binaan sejauh ini diduga karena adanya oknum yang bermain sebagai pihak penyalur.

Namun, lanjut Sopiana, kkeberadaan oknum penyalur itu akan ditindak sebab telah menyalahgunakan wewenang.

Baca juga: Operator Sekolah Keluhkan Akses Internet jadi Kendala Pembaruan Data Pokok Pendidikan di Malinau

Baca juga: Kabid Humas Polda Kaltara AKBP Budi Rachmat Beber Mutasi Polri ada 3 Pejabat Baru di Polda Kaltara

Baca juga: Kabandara Mustaji Beber Renovasi Atap Bandara Kolonel RA Bessing Malinau Ditarget Rampung November

"Jika ada petugas yang menyalahgunakan wewenang tentunya akan saya berikan sanksi yang berat. Ada petugas yang terlibat narkoba pasti akan saya pecat," terangnya.

Dirinya melakukan pengawasan yang ketat terhadap seluruh petugas. Melakukan pengarahan tepat sasaran terhadap seluruh petugas dan selalu melaksanakan kegiatan Razia terhadap warga binaan secara konsisten.

"Kami juga memperketat pemeriksaan diportir terhadap petugas, pihak ke 3 dan barang-barang titipan makanan keluarga bagi warga binaan," sebutnya.

( TribunKaltara.com / Mohammad Zein Rahmatullah )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved