Breaking News:

Pilkada Kukar

Jaga Netralitas, ASN Kukar Ucapkan Ikrar Netral di Pilkada Kukar 2020

ASN Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) harus menjadi contoh dan panutan bagi seluruh masyarakat dalam bersikap netral

TRIBUNKALTIM.CO
Pengambilan ikrar ASN di lingkugan Pemkab Kutai Kertanegara (Kukar) di Pilkada Kukar 

TRIBUNKALTARA.COM, TENGGARONG – Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) harus menjadi contoh dan panutan bagi seluruh masyarakat dalam bersikap netral, serta harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik.

Hal tersebut dikatakan Plt Bupati Kukar Chairil Anwar didampingi Sekda Kukar Sunggono dalam Sosialisasi Netralitas ASN dan Radikalisme ASN secara virtual, di ruang Vidcon Lantai II Kantor Bupati, Tenggarong, Rabu (14/10/2020) siang.

“Saya berharap adanya edukasi dan pemahaman terkait dengan netralitas dan radikalisme ASN, dapat mengendalikan pikiran, tindakan, ucapan dan tulisan untuk menjaga netralitas, serta meminimalisir pelanggaran dan kecurangan, sehingga menghasilkan Pilkada yang aman, damai dan sejuk,” kata Chairil Anwar dalam rilis prokom humas setkab Kukar.

BREAKING NEWS, Mahasiswa Mau Sampaikan Aspirasi, Kantor Gubernur Kaltara Dijaga Polisi

Dokter Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Lakukan Pengobatan dari Rumah ke Rumah, Warga Terimakasih Dokter 

Hemat Pengeluaran Saat Pandemi Covid-19, Satgas Yonif 623/BWU Tanam Jagung dan Sayuran

Sementara itu, Sekda Kukar Sunggono membacakan ikrar netralitas ASN diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah dilingkungan pemkab Kukar. Adapun isi ikrar pernyataan sikap netralitas pegawai ASN dalam rangka penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak dalam adaptasi kebiasaan baru tahun 2020, memuat lima poin., diantaranya yang pertama Siap mensukseskan dan mengupayakan terciptanya situasi kondisi yang kondusif dalam penyelenggaraan pilkada serentak dengan mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Kemdian ucap Sugggono, yang kedua Menjaga dan menegakkan netralitas, ketiga Tidak melakukan kegiatan politik praktis, dan menjaga profesionalitas ASN dalam menyalurkan hak dan kewajiban politik secara bertanggung jawab. Dan yang keempat Menolak segala bentuk politik uang, pemberian hadiah, tidak menyebarkan ujaran kebencian, fitnah, sara dan berita bohong (hoax) serta bijak dalam menggunakan media sosial. 

“Yang terakhir, Siap berperan aktif dan mengajak seluruh masyarakat untuk hadir ke Tempat PemungutanSuara (TPS) menggunakan hak pilihnya secara demokratis 9 Desember 2020, demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Sunggono.

(*)

Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved