Breaking News:

Pencarian Hari ke 2 ABK Tenggelam Diduga Tertabrak Ponton, Basarnas Samarinda Perluas Area Pencarian

Pencarian hari ke 2 ABK tenggelam diduga tertabrak ponton, Basarnas Samarinda perluas area pencarian.

TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Penyisiran yang dilakukan Basarnas Samarinda pada satu ABK Tanjung Pura 19 yang menghilang diduga tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kota Samarinda, Kaltim (15/10/2020). (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD FAIROUSSANIY) 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Pencarian hari ke 2 ABK tenggelam diduga tertabrak ponton, Basarnas Samarindaperluas area pencarian.

Hari kedua pencarian Anak Buah Kapal (ABK) atas nama Alwi (25) warga Jeneponto Sulawesi Selatan, yang menghilang diduga tenggelam Rabu (14/10) di kawasan tikungan GP Jembatan Mahkota II, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, diperluas hingga 4 km dari titik korban diduga tenggelam.

Hal ini diungkapkan Kepala Operasi Basarnas Kaltimtara, Octavianto saat dikonfirmasi Kamis (15/10/2020) tadi.

Baca juga: Kejari PPU Tetapkan Satu Tersangka Kasus Korupsi BOSDA SMK Pelita Gama Penajam Tahun 2015

Baca juga: PDAM Nunukan Rencanakan Interkoneksi Jaringan Pipa, Ini Wilayah Terdampak Penghentian Aliran Air

Baca juga: Kepala Loka Monitor SFR Tanjung Selor Sosialisasikan Penggunaan Frekuensi Radio, Jelaskan Urgensinya

"Pencarian kali (hari kedua) ini, kami perluas, yang sebelumnya 2 kilometer dari korban tenggelam, sekarang sejauh 4 km," sebutnya.

Octavianto melanjutkan, pencarian hari kedua tersebut seharusnya mulai dilakukan sejak pagi yakni pukul 07.00 WITA.

Namun tim Search And Rescue (SAR) gabungan yang berada di posko sejak kemarin terkendala kondisi cuaca hujan, sehingga penyisiran baru dilakukan mulai pukul 10.00 WITA.

"Karena kondisi hujan, kami baru mulai melakukan pencarian jam 10," singkatnya Octa, sapaan akrabnya.

Sistem pencarian pun dilakukan dengan penyisiran menggunakan rubber boat, bersama dengan tim SAR gabungan yakni Polair Polresta Samarinda, Polsek KP, KSOP serta relawan Samarinda.

Pihak keluarga korban juga berada di posko pencarian yang berada di Jalan Pattimura Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, tepatnya di lahan perusahaan ready mix.

"Upaya pencarian bersama dengan tim SAR gabungan kami terus maksimalkan, selanjutnya akan kami informasikan kembali," tegas Octa.

Diberitakan sebelumnya Anak Buah ABK TB Tanjung Pura 19 bernama Alwi (25) menghilang diduga tenggelam saat mengambil kunci jangkar ponton menggunakan kapal klotok bersama dua rekannya.

Diketahui Rabu (14/10/2020) siang sekitar pukul 12.45 Wita, menghilang dan diduga tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Tepatnya saat mereka bertiga dari kawasan GP, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, saat hendak menuju ke kapal TB penarik ponton.

( TribunKaltara.com / Mohammad Fairoussaniy )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved