LAGI! Aparat jadi Kurir Sabu 2 Kilogram, Petugas Lapas di Pekanbaru jadi Antek Napi Bandar Narkoba

Lagi! aparat jadi kurir sabu 2 kilogram, petugas Lapas di Pekanbaru jadi antek Napi bandar narkoba.

sbs.com.au
Ilustrasi-Seorang petugas lapas di Pekanbaru menjadi kurir narkoba yang dikendalikan narapidana. sbs.com.au 

TRIBUNKALTARA.COM - Lagi! aparat jadi kurir sabu 2 kilogram, petugas Lapas di Pekanbaru jadi antek Napi bandar narkoba.

Sebelumnya oknum perwira Polri di Riau menjadi kurir sabu seberat 16 kilogram.

Kali ini di provinsi yang sama, oknum Aparatur Sipil Negara juga menjadi kurir sabu seberat 2 kilogram.

Lebih parahnya lagi, bandar sekaligus pengendali merupakan seorang narapidana (Napi) atau warga binaan.

Seorang petugas lapas di Pekanbaru, Riau menjadi kurir peredaran narkoba.

Bahkan peredaran narkoba ini dikendalikan seorang narapidana di lapas tersebut. 

Peredaran narkoba yang melibatkan petugas lapas ini diungkap Bareskrim Polri.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Krisno Halomoan Siregar mengungkapkan, kasus ini bermula dari informasi masyarakat.

Kemudian, pada 20 Oktober 2020, polisi mengendus adanya transaksi narkoba di kawasan Kota Pekanbaru.

"Dengan teknik tempel yang mana narkoba diletakkan di titik tertentu oleh seorang laki-laki menggunakan sepeda motor warna hitam dan diambil oleh seorang laki-laki menggunakan kendaraan roda empat," ujar Krisno melalui keterangan tertulis, Kamis (29/10/2020).

Namun, pengendara sepeda motor maupun mobil tersebut kabur.

Polisi lalu mengamankan barang bukti narkoba.

Kedua tersangka baru ditangkap pada 21 Oktober 2020.

Pengendara motor yang menempelkan narkoba diketahui bernama Joko (29).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved