Breaking News:

Berdayakan Potensi Wilayah, Disbudpar Malinau Sebut Destinasi Wisata Diarahkan Berbasis Ekowisata

Berdayakan pontensi wilayah, Disbudpar Malinau sebut destinasi wisata diarahkan berbasis ekowisata.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupten Malinau, Ajang Kahang saat Ditemui di Ruang Kerjanya, (Tribunkaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Berdayakan pontensi wilayah, Disbudpar Malinau sebut destinasi wisata diarahkan berbasis ekowisata.

Sektor pariwisata di Kabupaten Malinau tahun ini diarahakan untuk pengembangan berbasis destinasi ekowisata.

Ekowisata merupakan bentuk kegiatan wisata berwawasan lingkungan dengan memanfaatkan potensi alami lingkungan dan budaya masyarakat setempat.

Baca juga: Ajak Putra Putri Pulau Bunyu Jadi Tentara, Danrem 092 Maharajalila: Tidak Dipungut Biaya

Baca juga: SUDAH PASTI Gaji PNS, TNI, Polri & Pensiunan tak Naik di 2021, Apakah THR dan Gaji ke-13 Masih Ada?

Baca juga: Baskara Mahendra Nikahi Sherina Munaf, Hanya Dihadiri Orang Tua, Ini Biodata Suami yang Lebih Muda

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ajang Kahang mengatakan setidaknya terdapat enam Desa wisata di Kabupaten Malinau, Rabu (4/11/2020).

"Di Malinau kita punya enam desa wisata. Desa wisata ini dikelola oleh SDM di desa tersebut," ujarnya.

Enam desa wisata tersebut antara lain:
Desa Wisata Setulang di Kecamatan Malinau Selatan Hilir. Desa wiaata ini dibentuk pada 28 Oktober 2013.

Desa Wisata Long Alango di Kecamatan Bahau Hulu, dibentuk tanggal 12 November 2013.

Desa Wisata Apau Ping di Kecamatan Bahau Hulu, dibentuk pada 12 November 2013.

Desa Wisata Pulau Sapi di Kecamatan Mentarang, dibentuk pada 28 Oktober 2015.

Desa Wisata Serindit di Kecamatan Malinau Utara, dibentuk pada 21 Oktober 2016.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved