Breaking News:

Jangan Salah Paham, Ganja Sudah Dihapus dari Daftar Obat Terlarang, Tapi Tak Dilegalkan PBB

Jangan salah paham, ganja memang sudah dihapus dari daftar obat terlarang, tapi BNN sebut PBB tak legalkan ganja.

freepik.com
ILUSTRASI -Ganja. (freepik.com) 

TRIBUNKALTARA.COM - Jangan salah paham, ganja memang sudah dihapus dari daftar obat terlarang, tapi BNN sebut PBB tak legalkan ganja.

Kabar terbaru terkait ganja datang dari Perserikatanb Bangsa-bangsa alias PBB.

Melalui Badan Kebijakan Obat, PBB telah memutuskan menghapus ganja dari daftar obat-obatan terlarang atau yang dikontrol dengan ketat, Rabu (2/12/2020).

Namun jangan salah paham, meski dihapus dari daftar obat terlarang, PBB tak melegalkan ganja.

Badan yang berbasis di Wina, Austria, ini telah mengadakan pemungutan suara yang diikuti oleh negara-negara anggota Komisi Narkotika PBB, dengan hasil 27 setuju, 25 tidak setuju, dan 1 abstain.

Badan ini mengikuti rekomendasi Badan Kesehatan Dunia ( WHO ) untuk menghapus ganja dan resin ganja dari Golongan IV Konvensi 1961 tentang Narkotika.

Ganja ( Tribunnews )
Ganja ( Tribunnews ) (Tribunnews )

Baca juga: Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkoba, 13 Orang Avsec Bandara Juwata Tarakan Diganjar Penghargaan

Sebelumnya, ganja berada dalam kategori yang sama dengan heroin, analog fentanil, dan opioid lainnya.

Pemungutan suara dilakukan atas rekomendasi WHO untuk mempermudah penelitian penggunaan ganja dalam bidang medis.

Penelitian ganja sebagai obat Pada 2019 dalam sebuah laporan WHO telah merekomendasikan, bahwa "ganja dan resin ganja harus di bawah kendali ketat guna mencegah kerusakan yang disebabkan oleh penggunaannya.

Baca juga: Gegara Terlibat Narkoba, Satu Oknum Polisi di Nunukan Kalimantan Utara Dipecat

Pada saat yang sama, ganja juga bisa digunakan untuk penelitian dan pengembangan, serta penggunaan medis."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved