Breaking News:

Virus Corona Tarakan

Soal PSBB, Jubir Satgas Covid-19 Tarakan dr Devi Sebut Penerapan Protokol Kesehatan Lebih Efektif

dr Devi Ika Indriarti menganggap penerapan protokol kesehatan jauh lebih efektif dibanding Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak lebih efektif

Penulis: Risnawati
Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com
ILUSTRASI - Virus Corona global (TribunKaltara.com) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr Devi Ika Indriarti menganggap penerapan protokol kesehatan jauh lebih efektif dibanding Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) tidak lebih efektif.

Menurutnya, jika masyarakat lebih disiplin terkait protokol kesehatan, dia yakin hal tersebut dapat mengurangi penyebaran Covid-19.

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Gusher Tarakan Semakin Pedas, Sentuh Harga Rp 90 Ribu Perkilogram

Baca juga: Jelang Pemberian Vaksin, Vaksinator Covid-19 di Tarakan Jalani Pelatihan Vaksinasi Tahap Dua

Baca juga: Perdana Subsidi Angkutan Perintis 2021, Kabandara Juwata Tarakan Agus Priyanto Sebut Tambah 2 Rute

"Kami berharap masyarakat tidak abai terhadap penerapan protokol kesehatan," ujar dr Devi Ika Indriarti kepada TribunKaltara.com , Selasa (12/1/21)

"Disiplin protokol kesehatan dapat dilakukan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," sambungnya.

dr Devi Ika Indriarti usai menyampaikan release Covid-19 di Kota Tarakan, Rabu (4/11/20) (TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI)
dr Devi Ika Indriarti usai menyampaikan release Covid-19 di Kota Tarakan, Rabu (4/11/20) (TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI) (TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI)

Sementara itu dia menyampaikan, penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 masih terjadi setiap harinya, yang mana kasus lebih didominasi oleh pelaku perjalanan.

"Masyarakat itu harus berperan serta, semua berperan serta untuk menerapkan protokol kesehatan, mencegah penyebaran penularan Covid-19 itu semua harus ikut andil," tambahnya.

Baca juga: Terkait Wacana Kadernya Maju di Pilwali Tarakan, Ketua PKB Kaltara Herman Buka Suara

Baca juga: Terapi Plasma Konvalesen, Kanit Donor Darah PMI Tarakan dr Edy Samudro: Kita Belum Punya Alatnya

Baca juga: Mobil Terbalik di Jl Kusuma Bangsa, Kanit Laka Lantas Polres Tarakan Sebut Tidak Ada Korban Jiwa

Sebelumnya disampaikan juga oleh Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tatakan, dr Khairul menyampaikan, bagi pemerintah daerah yang ingin menerapkan PSBB, dapat melakukan pengajuan melalui Gubernur.

Kemudian, pemerintah pusat akan menilai, apakah daerah tersebut layak untuk melaksanakan PSBB.

"Sekarang kan, yang harus mengajukan PSBB itu Gubernur ya. Nanti pusat yang menentukan," tutur dr Khairul.

(*)

( TribunKaltara.com / Risnawati )

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved