Berita Malinau Terkini

Sidang Lanjutan Sengketa Hasil Pilkada Malinau, Komisioner KPU Malinau Beberkan Kesiapan Pihaknya

Majelis Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali menggelar sidang lanjutan sengketa hasil Pilkada Malinau pada awal Februari 2021.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
HO / KPU Malinau
Komisioner KPU Malinau didampingi KPU RI mengikuti sidang pemeriksaan pendahuluan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa hasil Pilkada Malinau secara daring di Hotel Grand Mercure Jakarta, kamis lalu (28/1/2021). (HO / KPU Malinau) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Majelis Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali menggelar sidang lanjutan sengketa hasil Pilkada Malinau pada awal Februari 2021.

Permohonan sengketa diketahui diajukan oleh pasangan Jhonny Laing Impang-Muhrim.

Sebelumnya, sidang pemeriksaan pendahuluan perkara Pilkada Malinau telah digelar pada Kamis lalu, (28/1/2021).

Baca juga: Sisakan 4 Korban Sriwijaya Air Belum Teridentifikasi, Termasuk Bayi Berusia 7 Bulan, DVI Belum Stop!

Baca juga: Terpidana Korupsi Jadi Petani, Setya Novanto, Jero Wacik & Joko Susilo Panen di Lapas Sukamiskin

Baca juga: TERJAWAB! Harapan Guru Honorer jadi CPNS di 2021 Terbuka, Nadiem Makarim Siapkan Kuota Seribu PPPK

Sidang lanjutan akan kembali digelar pada hari Jumat, 5 Februari 2021 pukul 14:00 WIB.

Agenda sidang perkara sengketa hasil Pilkada Malinau selanjutnya adalah menerima dan mendengar jawaban termohon, keterangan pihak terkait dan Bawaslu serta mengesahkan alat bukti.

Pihak termohon dalam hal ini KPU Malinau menyatakan siap mengikuti tahapan sidang selanjutnya.

Anggota KPU Malinau, Divisi Hukum, Organisasi dan Pengawasan Bambang Rubiyanto mengatakan pihaknya akan mengutarakan jawaban diwakili kuasa hukumnya.

Kuasa hukum yang ditunjuk oleh KPU Malinau merupakan advokat/konsultan hukum dari Jakarta, Nurhadisigit Law Office.

"Saat ini, komisioner KPU Malinau masih berada di Jakarta. Adapun kuasa hukum kami merupakan advokat/konsultan hukum dari Nurhadisigit Law Office, Jakarta," ujar Bambang Rubiyanto kepada TribunKaltara.com melalui telepon seluler, Sabtu (30/1/2021).

Bambang Rubiyanto mengatakan, KPU Malinau telah menyiapkan jawaban dan seluruh persyaratan administrasi.

Termasuk melampirkan daftar alat bukti (DAB) yang akan diperiksa dan disahkan Majelis Hakim MK pada persidangan tersebut.

"Terkait kesiapan, kami sudah akan melampirkan DAB dan jawaban akan dibacakan melalui kuasa hukum kami. Jawabannya nanti akan dibacakan poin per poin," katanya.

Selain mendengar jawaban termohon, Majelis Hakim MK juga akan mendengar jawaban dari pihak terkait dan Bawaslu Malinau.

Majelis Hakim turut memanggil dan meminta keterangan pihak terkait, dalam hal ini pasangan calon peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Malinau 2020.

Baca juga: Menaker Ida Fauziyah Belum Pastikan, Nasib Pencairan BSU BPJS Termin 3 Cek bpjsketenagakerjaan.go.id

Baca juga: Berbalas Pantun Anies dengan Ridwan Kamil, Gubernur DKI Sorot RS di Jakarta Penuh Pasien dari Luar

Baca juga: UPDATE Kartu Prakerja Gelombang 12 Segera Dibuka, Cara Convert Format JPEG/PNG, www.prakerja.go.id

Peraih suara terbanyak Pilbup Malinau adalah pasangan calon nomor urut 3, Wempi W Mawa-Jakaria.

Menurut Bambang Rubiyanto, 4 Komisioner KPU Malinau saat ini berada di Jakarta dan akan mengikuti sidang lanjutan.

"Kita sedang berada di Jakarta saat ini, dan akan mengikuti sidang lanjutan. Sebagian Komisioner ikut secra virtual, dan sebagian lagi hadir di ruang sidang MK," ungkapnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved