Rabu, 22 April 2026

Berita Daerah Terkini

Suara Dentuman Terdengar di Kaki Gunung Beser Sukabumi, Warga Panik Rasakan Getaran

Suara dentuman terdengar di kaki Gunung Beser Sukabumi, warga korban bencana tanah bergerak panik rasakan getaran

KOMPAS.com/BUDIYANTO
Petugas mengecek rekahan tanah bergerak di kaki Gunung Beser, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (28/1/2021).(KOMPAS.com/BUDIYANTO) 

TRIBUNKALTARA.COM - Suara dentuman terdengar di kaki Gunung Beser Sukabumi, warga panik rasakan getaran.

Dentuman misterius kembali menghebohkan warga di tanah air, Sabtu (30/1/2021) malam.

Kali ini suara dentuman terdengar oleh warga di kaki Gunung Beser, Sukabumi, Jawa Barat.

Tak cuma dentuman misterius yang didengar, warga juga merasakan adanya getaran di tanah.

Pengakuan itu diungkapkan warga di lokasi bencana tanah bergerak Dusun Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi.

Warga yang menghuni permukiman di punggungan kaki perbukitan Gunung Beser itupun langsung panik berhamburan keluar rumah saat mendengar dentuman diiringi getaran di tanah.

Apalagi selain suara dentuman yang disertai gemuruh, warga yang bertempat tinggal pada ketinggian 930 meter dari permukaan laut (m dpl) juga merasakan getaran.

Dentuman, gemuruh dan getaran beberapa detik Peristiwa itu terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sejak sore hingga malam.

Suara gemuruh dan dentuman serta getaran berlangsung sekitar beberapa detik.

Baca juga: Fenomena Dentuman Misterius Sepanjang Tahun 2021, Tak Cuma Sekali, Benarkah Meteor Jatuh?

"Ia benar. Warga pada keluar rumah, panik semua mendengar suara gemuruh," ungkap Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, Ahmad saat dikonfirmasi Kompas.com dalam pesan WhatsApp, Sabtu malam.

Diapun mengaku mendengar suara gemuruh yang berlangsung beberapa detik.

Saat itu ia dan beberapa sukarelawan sedang berada di Posko Bencana Tanah Bergerak Ciherang di SD Negeri Ciherang.

"Saya juga keluar. Warga yang keluar pun tidak lama kembali ke dalam rumahnya masing-masing," kata Ahmad.

Baca juga: Tebing Longsor di Desa WaYagung Nunukan, 31 Kepala Keluarga Terdampak, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Menunggu Penyelidikan

Badan Geologi Suara dentuman terekam alat BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam siaran pers diterima Kompas.com Minggu (31/1/2021) menyatakan beberapa sensor gempa merekam getaran saat warga Kampung Ciherang melaporkan mendengar suara gemuruh disertai gemuruh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved