Selasa, 14 April 2026

Polemik Partai Demokrat

Eks Petinggi Demokrat Ruhut Sitompul Sebut AHY Harus Minta Maaf ke Jokowi, Bocorkan Internal Partai

Eks petinggi Partai Demokrat Ruhut Sitompul sebut AHY harus minta maaf ke Jokowi, bocorkan kondisi internal Partai Demokrat.

KOLASE TRIBUNKALTARA.COM
Eks Petinggi Partai Demokrat Ruhut Sitompul dan Ketum Partai Demokrat AHY. ( KOLASE TRIBUNKALTARA.COM ) 

TRIBUNKALTARA.COM - Eks petinggi Partai Demokrat Ruhut Sitompul sebut AHY harus minta maaf ke Jokowi, bocorkan kondisi internal Partai Demokrat.

Satu persatu mantan petinggi Partai Demokrat angkat suara soal polemik dalam tubuh Partai Demokrat.

Sebelumnya, mantan Sekjend Partai Demokrat Marzuki Alie membeberkan kondisi internal Partai Demokrat.

Kali ini, salah satu petinggi Partai Demokrat yang cukup tersohor, Ruhut Sitompul kembali angkat bicara.

Baca juga: Aksi Terbaru Moeldoko setelah Terseret Isu Kudeta Partai Demokrat, Jenderal Pamer Makan di Warung

Baca juga: Singgung AHY, Eks Orang Dekat SBY Anggap Ibas Lebih Layak Pimpin Partai Demokrat

Agus Harimurti Yudhoyono akhirnya mengakui Presiden Joko Widodo ( Jokowi) tak mencampuri urusan kudeta Partai Demokrat.

Hal ini pun mengundang reaksi eks politikus Demokrat Ruhut Sitompul yang kini berseragam PDIP.

Ruhut Sitompul pun meminta putra sulung SBY ini meminta maaf ke Jokowi.

Bahkan, Ruhut Sitompul membeberkan bukti bahwa Partai Demokrat tak sesolid  yang diklaim AHY.

Politikus Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia ( PDIP), Ruhut Sitompul menyebut, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) harus meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo.

Ruhut Sitomppul menyebut, meski AHY juga mengatakan sempat menggunakan asas praduga tak bersalah pada Presiden Joko Widodo, ia harus meminta maaf karena sudah melemparkan bola panas terkait dugaan perebutan kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat.

“Ini menunjukan bahwa AHY itu childish.

Sudah lempar bola panas, dan menuduh enggak-enggak pada Presiden Jokowi.

Baca juga: Kritik Darmizal terhadap AHY, Banyak Pendiri Partai Demokrat yang Kecewa, Sebut KLB Pertanda Baik

Seharusnya AHY minta maaf karena sudah menduga Presiden Jokowi mengetahui semua.

Walaupun dia pakai asas praduga tak bersalah tetap dia harus minta maaf,” terang Ruhut Sitompul pada Kompas.com, Jumat.

Saat ini, menurut Ruhut Sitompul, Presiden Jokowi sedang fokus untuk mengurusi Covid-19.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved