Polemik Partai Demokrat
Eks Petinggi Demokrat Ruhut Sitompul Sebut AHY Harus Minta Maaf ke Jokowi, Bocorkan Internal Partai
Eks petinggi Partai Demokrat Ruhut Sitompul sebut AHY harus minta maaf ke Jokowi, bocorkan kondisi internal Partai Demokrat.
Selain itu, mengatakan bahwa PDI-P juga tak ingin ikut campur pada konflik Partai Demokrat.
“Pak Jokowi itu lagi fokus mengurusi Covid-19.
Dia punya skala prioritas. AHY juga jangan bilang Pak Jokowi tidak tahu, mana ada Presiden tidak tahu masalah yang terjadi di negaranya.
Hanya Pak Jokowi punya skala prioritas, dan kita ( PDIP) tidak mau ikut campur dalam urusan rumah tangga partai lain,” ucap Ruhut Sitompul.
Ia juga mengingatkan AHY untuk berhati-hati dengan mengklaim bahwa semua kader Partai Demokrat solid dibawah kepemimpinannya.
Eks kader Partai Demokrat ini menyebutkan bahwa ia menerima banyak pesan singkat permintaan doa restu dari beberapa kader Partai Demokrat yang sedang menyiapkan Konfrensi Luar Biasa.
“Jangan mengatakan semua kader (Partai Demokrat) sudah solid.
Baca juga: Anak Buah AHY Sesumbar Moeldoko Sudah Ditegur Presiden Jokowi Buntut Isu Kudeta Partai Demokrat
Banyak yang telepon saya dari daerah, mereka mau mengeluarkan KLB.
Kalau solid buktinya ada DPC yang dipecat. Sudah solid kok mecat-memecat.
Mereka enggak takut, mereka sudah kumpul di Jakarta,” kata Ruhut.
“banyak yang kontak saya, tetapi saya tegaskan.
Bahwa saya tidak bisa ikut campur lagi, saya sekarang sudah bersama Ibu Megawati,” ucap Ruhut Sitompul.
Diberitakan sebelumnya, AHY mengatakan bahwa Presiden Jokowi tidak tahu menahu soal upaya perebutan kemepimpinan di tubuh Partai Demokrat.
“Saya sudah mendapatkan sinyal bahwa bapak Presiden tidak tahu-menahu tentang keterlibatan salah satu bawahannya itu.
Ini hanya akal-akalan kelompok GPK-PD untuk menakut-nakuti para kader,” sebut AHY dalam pesan kepada pengurus tingkat pusat dan daerah serta semua kader Partai Demokrat, Rabu (17/2/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/eks-petinggi-partai-demokrat-ruhut-sitompul-dan-ketum-partai-demokrat-ahy.jpg)