Breaking News:

Berita Daerah Terkini

KMP Bili Tenggelam di Sambas,Detik-detik Kapal Terbalik Terekam Warga, Penumpang Panik Berhamburan

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bili di Dermaga Perigi Piai, Kabupaten Sambas terbalik dan akhirnya tenggelam pada Sabtu (20/2/2021) pukul 13.50 WIB.

IST
Detik-detik Kapal Feri KMP Bili terbalik di penyeberangan Perigi Piai, penghubung Kecamatan Tebas dan Kecamatan Tekarang, Sabtu 20 Februari 2021. 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMBAS - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bili di Dermaga Perigi Piai, Kabupaten Sambas terbalik dan akhirnya tenggelam pada Sabtu (20/2/2021) pukul 13.50 WIB.

Feri penyeberangan ini menjadi penghubung Kecamatan Tebas dengan Kecamatan Tekarang, Jawai, dan Jawai Selatan.

Detik-detik tenggelamnya kapal feri tersebut sempat terekam oleh kamera warga di dermaga.

KMP Bili yang sudah bersandar di dermaga, tampak miring hingga kemudian tumbang. Sejumlah warga yang menyaksikannya pun berteriak panik.

Baca juga: Kapal Pemukat Rumput Laut di Nunukan Terbakar, Kerugian Hingga Rp 15 Juta, Korban Tersambar Api

Baca juga: Kapal Tenggelam di Danau Koto Kampar, Kesaksian Korban, Gemetar Lihat Penumpang di Sebelahnya Tewas

Satu di antara penumpang KMP Bili adalah sopir dumptruck, Agus Susanto.

Saat kejadian, dia ada di kapal feri yang menyeberang dari Tebas ke Tekarang itu.

Diungkapkan Agus, awalnya dia dan penumpang lainnya biasa saja saat awal masuk ke kapal karena memang sudah sering menggunakan penyeberangan itu, untuk mengantarkan muatan LPA ke penimbunan yang ada di Kecamatan Tekarang.

Kapal Feri KMP Bili di penyeberangan Perigi Piai, penghubung Kecamatan Tebas dan Kecamatan Tekarang, terbalik, Sabtu 20 Februari 2021.
Kapal Feri KMP Bili di penyeberangan Perigi Piai, penghubung Kecamatan Tebas dan Kecamatan Tekarang, terbalik, Sabtu 20 Februari 2021. (IST)

"Sudah sering, dan awalnya tadi airnya masuk sedikit-sedikit, lalu semakin banyak. Saya bawa dump truk bawa LPA, dan awalnya air masuk itu sedikit, kami tidak panik," bebernya.

Namun kejadian semakin mencekam setelah dalam kurun waktu lima menit mereka melihat ketinggian air di dalam kapal mencapai setinggi ban motor yang ada di dalam kapal.

Hal ini sontak membuat mereka panik, dan berusaha menyelamatkan diri dan barang-barang berharga yang mereka miliki.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved