Breaking News:

WHO Laporkan Virus selain Covid-19 Bisa Picu Pandemi, Apa Itu Virus Nipah? Lebih Ganas dari Corona

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dilaporkan telah mendaftarkan virus selain Covid-19, yakni virus Nipah yang berpotensi memicu pandemi dan lebih ganas

X80002 via Mirros
Virus Nipah lebih mematikan dari virus corona, dengan angka kematian hingga 75 persen. 

Sebanyak 260 virus telah berpotensi menjadi epidemi, para ahli menemukan.

Virus Nipah sangat mengkhawatirkan karena tingkat mutasi yang tinggi dan masa inkubasi hingga 45 hari, yang berarti seseorang dapat menularkannya lebih dari sebulan sebelum jatuh sakit.

Para ilmuwan khawatir pandemi berikutnya bisa jauh lebih buruk daripada krisis virus corona.

Dr Melanie Saville, kepala penelitian dan pengembangan vaksin di Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi, mengatakan kepada The Sun bahwa dunia harus siap untuk 'yang besar'.

Dia mengatakan bahwa meskipun tidak ada wabah Nipah saat ini di dunia, sangat mungkin terjadi wabah lain di masa depan.

"Nipah adalah salah satu virus yang pasti bisa menjadi penyebab pandemi baru. Beberapa hal tentang Nipah sangat memprihatinkan," katanya kepada The Sun.

Para ahli khawatir Nipah adalah salah satu penyakit yang kemungkinan besar akan menjadi wabah.

Babi tertular penyakit setelah makan mangga yang terinfeksi sebelum menularkan virus ke manusia.

Dr Saville menambahkan: "Yang terpenting, kita seharusnya tidak hanya melihat Nipah.

Tim medis dan kerabat membawa jenazah seorang pria yang diyakini meninggal karena virus dari Nipah di India. Ilmuwan mengkhawatirkan virus nipah bisa menjadi pandemi berikutnya dan akibatnya bisa lebih mengerikan karena tingkat kematian 75%
Tim medis dan kerabat membawa jenazah seorang pria yang diyakini meninggal karena virus dari Nipah di India. Ilmuwan mengkhawatirkan virus nipah bisa menjadi pandemi berikutnya dan akibatnya bisa lebih mengerikan karena tingkat kematian 75% (X80002 via Mirros)

"Kami tahu bahwa pandemi di masa depan tidak dapat dihindari, dan ada banyak penyakit menular lain yang muncul dan diketahui berpotensi menjadi pandemi."

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved