Berita Nunukan Terkini

Tak Lama lagi Nunukan Punya Mesin ADM, Mengurus Dokumen Kependudukan seperti ke ATM Bank

Tak Lama lagi Nunukan punya mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Nantinya masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan seperti ke ATM Bank.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Sumarsono
TribunKaltara
Sekretaris Disdukcapil Nunukan, Mesak Adianto. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Tak Lama lagi Nunukan punya mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Nantinya masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan seperti ke ATM Bank.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan beber adanya mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang siap dioperasikan dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Disdukcapil Nunukan, Mesak Adianto.

Baca juga: Syarat Terbaru Dapatkan Subsidi Gas Elpiji 3 Kg di Nunukan, Tak Cukup Pakai Kartu Keluarga

Baca juga: Berkat Layanan Jemput Bola, Perekaman Data KTP Elektronik Disdukcapil Malinau Capai 94,14 Persen

"Sekarang kita punya mesin ADM. Sistem layanan digital ini berfungsi seperti mesin ATM bank," kata Mesak Adianto kepada TribunKaltara.com, Jumat (05/03/2021), pukul 13.00 Wita.

Pria yang akrab disapa Mesak, mengatakan, mesin ADM bantuan dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri itu akan mempermudah pengurusan 23 dokumen kependudukan.

Baca juga: Anang Hermansyah Ceritakan Detik-detik Ashanty Kritis Dibawa ke Rumah Sakit: Demi Allah Aku Down

"Selama ini untuk pengajuan KTP, KK, akte-akte lainnya harus ke Kantor Camat lalu Kantor Capil.

Nah, adanya mesin ADM ini masyarakat bisa secara mandiri mencetak 23 dokumen kependudukan. Jadi tidak hanya KTP, KK dan akte lahir saja yang bisa dicetak. Tapi harus diverifikasi dan mendapat persetujuan Disdukcapil lebih dulu,"  ucapnya.

Mesak menambahkan, dokumen yang  akan dicetak oleh mesin ADM itu sifatnya pergantian atau pembaharuan elemen data saja.

Bagi warga yang baru akan mengajukan permohonan dokumen kependudukan alias pemula harus mengurus terlebih dahulu ke Disdukcapil Nunukan.

Baca juga: 11 Ribu Lebih Warga Belum Perekaman e-KTP, Disdukcapil Kaltara Lakukan Layanan Jemput Bola

"Jadi langkah pertama untuk mencetak dokumen di mesin ADM harus terigistrasi di Disdukcapil. Setelah registrasi, yang bersangkutan  akan dikirimi PIN, QR code, dan sidik jari melalui ponsel.

Ketiganya bisa digunakan untuk mengakses ADM dan berlaku hingga dua tahun serta bisa diperpanjang dan berlaku kembali selama dua tahun," ujarnya.

Lanjut Mesak, ADM ini sudah mulai berlaku sejak tahun 2019 lalu di kota-kota besar, sementara untuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) baru akan diterapkan tahun 2021 ini.

Meski begitu, di Kaltara baru akan diterapkan di Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Bulungan.

Aktivitas Pelayanan Adminstrasi Kependudukan (Adminduk) di Kantor Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malinau, Jalan Pusat Pemerintahan, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.
(TribunKaltara.com/Mohammad Supri)
Aktivitas Pelayanan Adminstrasi Kependudukan (Adminduk) di Kantor Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malinau, Jalan Pusat Pemerintahan, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. (TribunKaltara.com/Mohammad Supri) (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI)

"Jadi ini salah satu upaya pencegahan kluster perkantoran Covid-19. Tidak perlu datang ke Kantor Capil lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved