Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Wajib Tunjukkan Rapid Test Antigen, Ini Penjelasan Kepala KKP Nunukan

Pelaku perjalanan dalam negeri wajib tunjukkan rapid test antigen, ini penjelasan Kepala KKP Nunukan.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Calon penumpang kapal PT Pelni wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen sebelum membeli tiket kapal. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis 

"Jadi waktu testnya tergantung daerah mana tujuan pelaku perjalanan. Bali itu sehari sebelum berangkat. Jakarta itu dua hari. Kalau daerah lain masih toleransi 3 hari sebelum berangkat. Itu ada dalam SE terbaru," ucapnya.

Menurut dr Baharullah, untuk pelaku perjalanan domestik wilayah Kaltara, utamanya dari Nunukan, masih bisa ditolerir apabila tidak dapat menunjukkan surat keterangan hasil negatif test RT-PCR atau negatif rapid test antigen.

"Nggak masalah kalau wilayah Kaltara saja. Saya nggak bilang bahwa tidak perlu lakukan rapid test antigen. Karena tidak ada aturan resmi soal itu. Kalau dulu harus rapid test antibodi. Namun kini khusus perjalanan dalam wilayah Kaltara saja bisa tanpa rapid antigen," ujarnya.

Lanjut dr Baharullah, saat ini pihaknya lebih fokus untuk pelaku perjalanan lintas provinsi saja.

"Jadi kalau perjalanan lintas provinsi, rapid antigen wajib. Misalnya pelaku perjalanan yang menggunakan kapal Pelni, syarat untuk beli tiket adalah wajib tunjukkan hasil negatif rapid test antigennya," tuturnya.

Ia menilai, saat ini moda transportasi kembali normal, utamanya dari Nunukan baik itu laut maupun udara.

"Kalau kita bandingkan periode sebelumya ya tentu ada peningkatan pelaku perjalanan. Dulu ada PSBB, bahkan sempat moda transportasi berhenti. Tapi semua kembali normal. Hanya pelaku perjalanan harus memenuhi syarat rapid antigen atau test RT-PCR," ungkapnya.

Baca juga: Ingin Lihat Jenazah Sang Istri, Pekerja Migran Indonesia Asal Sulbar Ini Ditahan Imigrasi Nunukan

Baca juga: Seusai Terlantar di Malaysia, 7 Pekerja Migran Diamankan Imigrasi Nunukan Gegara Lewati Jalur Ilegal

Baca juga: 5 Warga Sebuku Masih Berstatus Tersangka, PT KHL di Nunukan Akui Alami Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Sekadar diketahui, jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan hingga hari ini sebanyak 1.073 kasus. Adapun rincian kasus sebagai berikut:
- Sebanyak 55 pasien sedang dirawat.
- Sebanyak 1.001 pasien dinyatakan sembuh.
- Sebanyak 17 pasien meninggal dunia.
- Sebanyak 28 suspek yang sedang dipantau.

Hingga minggu ke-8 tahun 2021 Kabupaten Nunukan bertahan di zona risiko sedang (Oranye).

Penulis: Febrianus Felis

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved