Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pencanangan Zona Integritas WBK & WBBM di Kejari Tarakan, Kepala Ombudsman Kaltara Beber Hal ini

Pencanangan Zona Integritas WBK & WBBM di Kejari Tarakan, Kepala Ombudsman Kaltara beber hal ini.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
istimewa
Kepala Ombudsman Kaltara, Ibramsyah saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Pencanangan Zona Integritas WBK & WBBM di Kejari Tarakan, Kepala Ombudsman Kaltara beber hal ini.

Terkait zona integritas di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan, Kepala Ombudsman Kalimantan Utara, Ibramsyah mengatakan bahwa Kejari Tarakan telah memberikan pelayanan satu pintu.

"Tetap akan kita pantau, evaluasi, yang berakaitan dengan zona integritas. Termasuk juga perilaku oknum jaksa.

Baca juga: Gara-gara Alamat Palsu, Oknum Pemilik Pangkalan Elpiji 3 Kg di Tarakan Dilaporkan ke Polda Kaltara

Baca juga: Berkunjung ke Tarakan, Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo Ungkap Tantangan Tersulit Pemilu 2024

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kaltara Senin 22 Maret 2021, BMKG Prediksi Tarakan Diguyur Hujan Petir di Malam Hari

Jadi, Ombudsman, KPK dan Menpan itu satu tim evaluasi zona integritas. Kalau itu tidak memenuhi, tentu akan gugur. Makanya harapan kita tidak ada laporan dari masyarakat," ujarnya, Selasa (23/3/2021)

Meski begitu, dirinya mengapresiasi Kepala Kejari Tarakan, yang mana belum sebulan di Tarakan sudah berkeinginan untuk mencanangkan zona integritas.

"Ada proses dan indikator, tapi sudut pandang kami dari pelayanan publiknya. Bagaimana jaksa, bagaimana pelayanannya terhadap perkara, melayani perkara, apakah tidak ribet, tidak menyusahkan masyarakat, berkas. Pokoknya profesional saja," jelasnya.

Baca juga: Ruas Jalan Menuju Pantai Amal Rusak, DPRD Sebut Perlu Koordinasi Pemkot Tarakan dan Pemprov Kaltara

Baca juga: Setahun Pandemi Covid-19, Pemkot Tarakan Telah Lakukan PSBB hingga Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Baca juga: HGB THM Plaza Tarakan tak Bisa Diperpanjang, Walikota dr Khairul: Solusinya Hanya Sewa Menyewa

Sementara itu Ibram sampaikan, ada beberapa catatan bagi Kejari Tarakan, yakni berkaitan dengan P19 dan P21.

"Bolak balik, padahal harusnya profesional. Kalau dikoreksi, harusnya kembalinya sebagai koreksi dan diterima bukan di bolak balik. Ini membuang waktu, membuang biaya, dan tenaga," katanya.

"Sebenarnya apakah salah penyidik atau salah dari penuntut umum. Ini termasuk tidak profesional, ada unsur kesengajaan. Tapi itu oknum karena tidak semua orang," sambungnya.

Penulis: Risnawati

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved