Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Meski di Bui, Habib Rizieq Kejar Polisi Penembak Laskar FPI: Harus Bertanggungjawab Dunia Akhirat

Meski di Bui, Habib Rizieq Shihab kejar polisi penembak laskar khusus FPI: Harus bertanggungjawab dunia akhirat.

Kolase TribunKaltara.com / KOMPAS.COM
Habib Rizieq dan rekonstruksi insiden laskar FPI dan polisi di Tol Jakarta-Cikampek (Kolase TribunKaltara.com / KOMPAS.COM) 

TRIBUNKALTARA.COM - Meski di Bui, Habib Rizieq Shihab kejar polisi penembak laskar khusus FPI: Harus bertanggungjawab dunia akhirat.

Raga Habib Rizieq Shihab saat ini berada di dalam bui atau rumah tahanan Bareskrim Mabes Polri, untuk menyelesaikan kasus kerumunan yang didakwakan kepadanya.

Namun, Habib Rizieq Shihab tidak akan melupakan kasus penembakan 6 orang laskar khusus Front Pembela Islam ( FPI) di Tol Cikampek, yang dilakukan oleh polisi.

Bahkan, melalui kuasa hukumnya, Aziz Yanuar, Habib Rizieq Shihab menyatakan, para penembak 6 orang laskar khusus Front Pembela Islam harus bertanggungjawab dunia akhirat.

Baca juga: Debat Habib Rizieq dengan Hakim Buat Keributan di Sidang, Menghina Hakim? Seret Komentar Mabes Polri

Baca juga: Neno Warisman jadi Wartawan untuk Masuk ke Sidang Habib Rizieq, Aktivis PA 212 Beber Tujuannya  

1 dari tiga polisi terduga penembak laskar khusus Front Pembela Islam ( FPI) di Tol Cikampek, tewas dalam kecelakaan lalu lintas.

Diketahui, Komnas HAM menetapkan terbunuhnya 6 pengawal Habib Rizieq Shihab sebagai unlawful killing.

Imam Besar eks FPI Habib Rizieq Shihab pun bertekad untuk terus mengejar pelaku pembunuhan kepada anak buahnya tersebut.

Sementara, Aziz Yanuar meminta polisi terduga yang lain segera melakukan hal ini kepada keluarga korban.

Mantan Sekretaris Bantuan Hukum Front Pembela Islam ( FPI) Aziz Yanuar, turut merespon secara tegas terkait kabar tewasnya seorang polisi terlapor atas aksi unlawfull killing terhadap enam laskar FPI.

Anggota kuasa hukum dari Muhammad Rizieq Shihab (MRS) itu meminta kepada para terlapor lainnya yang masih hidup untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk lebih baik.

Halaman
1234
Editor: M Purnomo Susanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved