Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Polresta Samarinda Perketat Kawasan Pelabuhan Samarinda, Agar Tak Dimanfaatkan Jaringan Teroris

Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda kini lebih ekstra memperketat pintu masuk Pelabuhan Samarinda

TRIBUNKALTIM.CO
Personil Polsek Kawasan Pelabuhan dan unsur maritim Kota Samarinda saat melakukan pemeriksaan dan pengamatan pada penumpang kapal yang baru saja datang dari Pelabuhan Kota Parepar 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Agar tercipta kondusifitas serta keamanan warga Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Polresta Samarinda juga memerintahkan Polsek Jajaran agar terus mengantisipasi adanya aksi teror serta terduga pelaku-pelaku terorisme masuk ke wilayah Kota Tepian.

Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda misalnya, kini lebih ekstra memperketat pintu masuk Pelabuhan Samarinda, yang notabene menjadi pintu masuk utama melalui jalur perairan dari Muara ke Sungai Mahakam.

Kapal-kapal angkut pembawa barang dan orang dari Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pelabuhan Kota Parepare, tentu menjadi atensi jajaran maritim.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Nunukan Peringatan Dini Wilayah Lumbis

"Pengamanan ekstra yang nantinya keterlibatan penambahan personil (Polri) dan pemeriksaan lebih ketat dari biasanya. Tentu koordinasi dengan unsur maritim lainnya nanti," ungkap Kapolsek KP Samarinda Kompol Aldi Alfa Faroqi, Senin (29/3/2021) hari ini.

Tentu hal ini dilakukan agar tidak dimanfaatkan jaringan teroris untuk berupaya masuk ke Kota Samarinda selepas melancarkan aksi di Kota Makassar, Minggu (28/3/2021) kemarin.

Menyinggung personil yang disiagakan nantinya dilengkapi senjata, Kompol Aldi Alfa Faroqi mengatakan bahwa akan berkoordinasi ke pimpinan terkait hal tersebut. Buddy sistem tentu diperlukan ketika menghadapi ancaman teror terlebih pelaku teroris juga mempersenjatai diri.

"Personil perbantuan dari Polresta Samarinda akan koordinasi juga ke Sat Sabhara Polresta, tapi kami memaksimalkan personil di Polsek KP Samarinda. Artinya nanti yang ada piket-piket cadangan, pada saat kapal turun itu mungkin kami tambah (personil)," tegasnya.

Baca juga: Bakal Menjanda, Mikhavita Terpukul Gegara Tudingan Selingkuh dengan Mertua, Sayangkan Sikap Bams

Mengenai patroli sungai dan pemeriksaan kepada nelayan yang biasa dilakukan di sekitar kawasan pelabuhan serta disekitar perairan anak Sungai Mahakam, pihaknya juga tetap melakukan.

Namun dengan upaya ekstra, agar benar-benar meminimalisir pergerakan-pergerakan terduga teroris lainnya.

"Patroli sungai, melakukan sesuai protap, tak hanya sekitar pelabuhan, namun juga ke perairan sungai mumus, dan anak sungai kecil lain," sebut Kompol Aldi Alfa Faroqi.

Baca juga: Pasca Pemboman Gereja Katedral Makassar, Mahasiswa Katolik Samarinda Kecam Aksi Pelaku

"Kalau nelayan sejauh ini kan banyak daerah Kukar, daerah perbatasan kami koordinasi ke Polresta Kukar terutama Satpolair Kukar dan Satpolair Samarinda," imbuhnya.

(*)

Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved