Teror di Mabes Polri

Imbas Serangan Terduga Teroris di Mabes Polri, Jokowi Beri Peringatan ke Kapolri dan Panglima TNI

Sterangan terduduga teroris di Mabes Polri, Presiden Jokowi beri peringatan ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI, dan Kepala BIN.

Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews
Presiden Jokowi bereaksi setelah insiden serangan terduga teroris di Mabes Polri, Rabu (31/03/2021). (Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews) 

TRIBUNKALTARA.COM - Imbas serangan perempuan terduga teroris di Mabes Polri, Presiden Jokowi beri peringatan ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta Kepala BIN Budi Gunawan.

Serangan terduga teroris yang merangsek ke Mabes Polri di Jl Trunojoyo, Jakarta, sempat mengejutkan banyak pihak.

Sebab aksi perempuan terduga teroris itu dilakukan seorang diri, hingga nyaris menerobos ke ruangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Akis terduga teroris itu berhasil dilumpuhkan timah panas setelah polisi melepaskan tembakan ke arah perempuan berinisial ZA itu.

Serangan tersebut mendapat atensi serius dari Presiden Jokowi.

Baca juga: Kronologi Terduga Teroris Serang Mabes Polri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Masuk Lewat Belakang

Presiden Jokowi langsung memberi peringatan kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala BIN Budi Gunawan sesat setelah serangan di Mabes Polri.

Jokowi mengingatkan agar Kapolri, Panglima TNI, maupun Kepala BIN agar meningkatkan wasapada..

"Saya juga telah memerintahkan Kapolri, Panglima TNI dan kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan.

Saya tegaskan sekali lagi tidak ada tempat bagi terorisme di tanah air," kata Jokowi, Kamis (1/4/2021).

Presiden juga meminta kepada seluruh masyarakat tetap tenang dan waspada.

Menurutnya masyarakat harus bersatu dalam melawan terorisme.

"Terakhir terkait dengan terjadinya aksi terorisme kemarin sore di Mabes Polri saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh tanah air agar semuanya tetap tenang, tapi tetap waspada dan menjaga persatuan dan kita semuanya bersatu melawan terorisme," pungkasnya.

CUTI BERSAMA Presiden Jokowi pada rapat terbatas pengadaan vaksin di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10/2020). Presiden Jokowi meminta adanya pengurangan jatah libur akhir tahun dan pengganti cuti Idul Fitri pada Desember.
CUTI BERSAMA Presiden Jokowi pada rapat terbatas pengadaan vaksin di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10/2020). Presiden Jokowi meminta adanya pengurangan jatah libur akhir tahun dan pengganti cuti Idul Fitri pada Desember. (BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDEN)

Baca juga: Mirip Terduga Teroris di Makassar, Wanita Ditembak Mati di Mabes Polri Tulis Surat Wasiat Minta Maaf

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pelaku penyerangan di Mabes Polri merupakan terduga teroris perempuan berinisial ZA.

Pelaku masuk ke dalam Mabes Polri melalui pintu belakang, menuju ke gerbang utama.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved