Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Semburan Lumpur dari Sumur Berhasil Dihentikan, Setelah Petugas Berjuang Selama 21 Jam di Lokasi

Setelah berkutat selama 21 jam lamanya, Tim Tanggap Darurat Field Tarakan akhirnya berhasil menangani semburan lumpur (natural flow)

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO PT PERTAMINA EP ASET 5 TARAKAN
Situasi terkini di area Sumur PAM-235 Kelurahan Kampung Satu Kota Tarakan milik Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field berhasil menghentikan semburan lumpur sekitar pukul 10.15 WITA, Senin (5/4/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Setelah berkutat selama 21 jam lamanya, Tim Tanggap Darurat Field Tarakan akhirnya berhasil menangani semburan lumpur (natural flow) dari Sumur PAM-235 yang berlokasi di Kelurahan Kampung Satu, Kota Tarakan.

Semburan lumpur berhasil dihentikan sekitar pukul 10.15 Wita, Senin (5/4/2021). Sebelumnya pada Minggu (4/4/2021) kemarin, semburan lumpur dari Sumur PAM-235 muncul sekitar pukul 13.15 WITA.

Baca juga: Muncul Semburan dari Sumur Milik Pertamina di Tarakan, Warga Khawatir Berbahaya: Baunya Menyengat

Warga  yang berada di lokasi sempat berhenti untuk menyaksikan langsung semburan lumpur (natural flow) yang tak pernah terjadi sebelumnya di area sumur tersebut. Lokasi area Sumur PAM-235 memang dekat dengan jalan besar di Kelurahan Kampung Satu Kota Tarakan.

Baca juga: Wakil Ketua MUI Kaltara Sebut Pelaku Bom Diri Tidak Beragama, Bunuh Diri Dalam Islam Diharamkan

Dalam keterangan persnya,Krisna, General Manager Zona 10 Regional 3 Pertamina Sub Holding Upstream mengatakan, Pada pukul 14:00 WITA, tekanan dari dalam sumur sempat meningkat. "Setelah Tim Tanggap Darurat Field Tarakan langsung bergerak menangani di lokasi, flow berangsur menurun," ungkap Krisna kepada media ini.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 2 Malinau Telah Dilakukan, Jam Belajar dan Upacara Dikurangi

Ia kembali menegaskan, penyebab kejadian masih terus diinvestigasi pihaknya. Ia juga membenarkan bahwa ada flowing atau aliran cairan dari sumur PAM-235. Ia meminta masyarakat tak mendekati area sumur walaupun area sumur berada dalam pagar milik pertamina.

"Pagi ini, Senin 5 April 2021, alhamdulillah flow sumur sudah dapat dihentikan pada pukul 10.15 WITA. Informasi selanjutnya masih akan di-update", tambah Krisna.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved