Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Menuju PTM, 49 Sekolah di Tarakan Lakukan Simulasi, Endah: Setelah Simulasi, Guru Divaksin

Memasuki pekan kedua Maret 2021, baru 49 sekolah terdiri dari TK, SD dan SMP yang sudah selesai melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM)

TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Tampak proses simulasi di SMPN 9 Kelurahan Juata Kerikil Kota Tarakan belum lama ini 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Memasuki pekan kedua Maret 2021, baru 49 sekolah terdiri dari TK, SD dan SMP yang sudah selesai melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Dibeberkan Endah Sarastiningsih, Kasi Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tarakan, untuk TK pada posisi simulasi sudah ada 17 sekolah yang sudah melakukan simulasi dari 53 TK yang siap mengikuti PTM.

Kemudian untuk tingkat SD total ada 20 sekolah yang sudah melaksanakan simulasi dari 63 sekolah yang menyatakan siap mengikuti PTM. Sementara untuk SMP, dari 32 sekolah yang siap PTM, baru 12 sekolah yang sudah diverifikasi.

Baca juga: Kementerian Agama Malinau Tetapkan Zakat Fitrah Rp 35 Ribu Perjiwa, Disesuaikan Harga Bahan Pokok

" Dan saat ini ada yang baru masuk datanya dan sudah selesai verifikasi tapi belum simulasi," ujar Endah kepada TribunKaltara.com, Kamis (8/4/2021).

Ia melanjutkan proses verifikasi harus dilakukan setiap sekolah sebelum memasuki simulasi. Untuk jadwal pekan depan, Endah menambahkan sembari proses simulasi dilakukan beberapa SD dan SMP, ada juga sekolah yang sudah menyelesaikan rapid test. "Ada juga yang sudah selesai vaksinasi. Jadi memang beragam dan mengalir terus sampai semua selesai," lanjutnya.

Endah menargetkan, prosedur yang harus dilewati sekolah, semua akan selesai sebelum memasuki tahun pembelajaran baru. Terkecuali vaksinasi lanjutnya dikembalikan pada kondisi sekolah masing-masing. Ketika hasil screening dinyatakan lolos untuk divaksin maka pelaksanaan vaksinasi bisa dilakukan lebih cepat.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Tana Tidung Kamis 8 April 2021, 4 Wilayah Bakal Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir

"Begitu juga kuota vaksin untuk guru Tarakan. Ternyata kemarin kuota yang disiapkan sekitar 400-an dosis tak semua bisa dipenuhi karena hasil screening ada yang reaktif dari hasil rapid test-nya," urai Endah.

Ia lebih jauh mengulas kembali, perjalanan sekolah menuju PTM sangatlah panjang prosesnya. Dan menuju PTM harus dilaksanakan dengan hati-hati terlebih saat ini masih ada yang pro dan kontra terkait kebijakan PTM.

Adapun sekolah yang dinyatakan bisa menggelar PTM, apabila sudah memenuhi syarat yang diberikan Satgas Covid-19 sejalan dengan surat sdaran (SKB) empat menteri. Pertama diuraikan Endah, yakni kesiapan sekolah.

Kemudian harus melalui proses verifikasi selanjutnya memasuki simulasi. Pada tahap simulasi, sekolah nanti akan didatangi tim Satgas Penanganan Covid-19, Ombudsman, DPRD, Disdik, Dinkes dalam rangka melihat kesiapan sekolah melaksanakan PTM di tengah pandemi.

Halaman
12
Penulis: Andi Pausiah
Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved