Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Naik Pesawat, Enam Orang Terlantar di Tarakan Dipulangkan ke Surabaya, Biaya Ditanggung Baznas

Total ada sembilan orang terlantar ditampung di shelter Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan di Jalan Teuku Umar

Penulis: Andi Pausiah
Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Enam orang warga asal Surabaya yang pernah menetap di Nunukan dan pernah bekerja di Malaysia rencana akan dipulangkan Jumat (9/4/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Sebanyak sembilan orang terlantar ditampung di shelter Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Pamusian, Kota Tarakan.

Sembilan orang terlantar tersebut enam di antaranya satu keluarga yang berasal dari Kabupaten Nunukan.

Enam orang tersebut selama ini diketahui menetap di Pantai Amal Baru dan kesehariannya berprofesi sebagai pa'bettang atau pembuat tali rumput laut. Sebelumnya keenamnya terdiri dari ibu dan ayah serta empat anak berasal dari Malaysia.

Baca juga: Diperbolehkan Salat Tarawih Berjamaah di Masjid, Ketua MUI Malinau Edy Marwan Sebut Ada Syaratnya

" Jadi mereka datang ke Dinsos Tarakan meminta tolong untuk dibantu biaya pemulangannya ke Surabaya. Sekarang ditampung di Shelter Dinsos Tarakan," ungkap Arbain, Kepala Dinsos dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan.

Adapun biaya pemulangan keduanya dibantu dari Baznas Kota Tarakan dan untuk kebutuhan makan dibantu daei komunitas.

" Mereka tidak sanggup bayar sewa rumah di Amal, jadi minta tolong mau dipulangkan ke Surabaya. Sementara ditampung di shelter," ujarnya.

Ia melanjutkan, sebelum dipulangkan, keenam orang ini akan dilakukan swab antigen terlebih dahulu sebelum diterbangkan ke Surabaya. Adapun tiga orang lainnya, berasal dari Kabuapaten Nunukan yang ingin berobat (rawat jalan) di RSUD Tarakan. Rencananya jika tidak ada halangan, keenamnya dipulangkan pada Jumat (8/4/2021) mendatang.

Ia melanjutkan karena tidak memiliki biaya, maka diakomodir untuk tempat menginap. Kondisi anggaran terbatas sehingga ketiganya tidak bisa dibantu anggaran dan hanya diberikan penginapan atau fasilitas tempat menginap.

Baca juga: Menuju PTM, 49 Sekolah di Tarakan Lakukan Simulasi, Endah: Setelah Simulasi, Guru Divaksin

Sementara itu Khairul, Bagian Distribusi Baznas Kota Tarakan mengatakan, untuk hari ini, keenamnya dijadwalkan melakukan tes swab antigen yang dibantu Dinkes Kota Tarakan. Selanjutnya besok dijadwalkan pukul 08.00 WITA berangkat ke Surabaya.

Khairul melanjutkan, adapun biaya tiket yang ditanggung untuk pemulangan sebesar Rp 5.334.000 naik Lion Air. Dan diberikan uang transport darat dan saku diestimasikan sekitar Rp 600 ribu.

Baca juga: Kementerian Agama Malinau Tetapkan Zakat Fitrah Rp 35 Ribu Perjiwa, Disesuaikan Harga Bahan Pokok

" Mereka sore ini swab. Dan diinapkan di Shelter Dinsos Tarakan. Makanan dibantu komunitas-komunitas Tarakn," ujar Khairul.

Ia menambahkan tahun 2021 ini pertama kali Baznas melakukan pemulangan orang terlantar. " Kalau tahun lalu ada juga tapi di bawah 20 orang. Dan kasusnya sama juga tidak punya biaya. Untuk anggaran, disesuaikan dengan biaya perjalanan pemulangan ke lokasi tujuan," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved