Breaking News:

Berita Daerah Terkini

14 Anak Buah Kapal Terpapar Covid-19, Satgas Balikpapan Waspadai Pendatang

Sebanyak 14 anak buah kapal (ABK) milik salah satu perusahaan BUMN terkonfirmasi positif Covid-19.

TRIBUNKALTIM.CO
Walikota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty melaporkan perkembangan kasus Covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sebanyak 14 anak buah kapal (ABK) milik salah satu perusahaan BUMN terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Walikota Balikpapan Rizal Effendi dalam keterangan rilisnya di halaman kantor Walikota.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan pun kembali mewaspadai pendatang atau pekerja dari luar daerah.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Pemprov Kaltara Refocusing Anggaran Rp 111 Miliar, Insentif Guru Naik Rp 50 Ribu

Rizal mengatakan dari 33 kasus positif varu yang tercatat hari ini, belasan ABK tersebut menjadi penyumbang klaster baru.

"Yang harus kita waspadai hari ini. Ada 14 awak kapal yang berkaitan dengan kapal BUMN. Sekarang meluas hingga pekerja di galangan," ujarnya, Selasa (20/4/2021).

Sementara itu, Satgas Covid-19 Kota Balikpapan pun telah melakukan sejumlah tindakan apabila ditemukannya klaster.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, dr Evi Maryani: Puskesmas Sedadap Nunukan Berikan Layanan KB & IVA Gratis

Yakni dengan melakukan testing dan tracing, karantina bagi ABK yang berada di kapal, dan perawatan bagi ABK yang terpapar.

"Tentunya jika ditemukan klaster seperti ini dilakukan tracing yang lebih luas. Beberapa tindakan sudah dilakukan, termasuk karantina di Hotel," jelasnya.

Kendati demikian, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, kapal tersebut merupakan kapal khusus dan tidak berada di pelabuhan umum.

Di dalam kapal milik BUMN tersebut juga sudah diterapkan protokol kesehatan ketat sesuai dengan anjuran pemerintah kota.

Halaman
12
Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved