Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

GeNose C19 Hanya Berlaku Satu Hari, Miliki Keakuratan Hingga 98 Persen Membaca Covid-19

Uji coba alat skrining GeNose C19 telah dilaksanakan di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. Setelah evaluasi baru di launching

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Salah seorang staf Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan saat uji coba menggunakan GeNose C19, Senin (19/4/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Uji coba alat skrining GeNose C19 telah dilaksanakan di Bandara Udara Internasional Juwata Tarakan. Setelah evaluasi dari uji coba selesai, barulah launching perdana melibatkan penumpang bandara akan dilaksanakan Bandara Juwata Tarakan.

Koordinator PKSE KKP Kelas II Tarakan,
dr. Indah Suryawati mengatakan, untuk hasil dari skrining GeNose hanya berlaku 24 jam atau satu hari.

Adapun tingkat akurasinya membaca Covid-19 cukup tinggi. Diperkirakan di kisaran 98 persen hingga 99 persen.

"Makanya kami ikut mendukung. Masyarakat jadi punya pilihan banyak sekarang. Jadi GeNose C19 ini cukup sensitif, sekitar 98 persen hingga 99 persen keakuratannya," beber dr. Indah.

Baca juga: 26 April 2021, Bupati dan Wakil Bupati Malinau akan Dilantik, Ini Lokasi Pelantikannya

Sampai saat ini, beberapa wilayah sudah mulai mempersyaratkan GeNos C19 selain swab PCR dan Rapid Antigen.

"Bahkan ada beberapa tujuan penerbangan sudah mempersyaratkan. Tapi kembali ke perda masing-masing," bebernya.

Ia mencontohkan salah satu wilayah tujuan yang hanya bisa menerima hasil skrining menggunakan swab PCR. Salah satunya Kalimantan Barat (Kalbar) hanya mewajibkan PCR dan untuk hasil skrining lainnya tidak diterima.

" Adapun untuk penerbangan saat ini, tujuan ke Balikpapan, ke Makassar dan Jakarta, sudah bisa menggunakan GeNose C19 sebagai persyaratan terbang," bebernya.

Baca juga: Penyaluran BLT Dana Desa di Malinau Dikeluhkan Warga, Sopyan: Kami Terbitkan Kartu Pra Sejahtera

Selain relatif murah, lanjutnya dengan kisaran harga Rp 50 ribu per tabung plastik, hasil pemeriksaannya pun akurat. Termasuk pula proses tesnya. "Lebih sederhana dibandingkan rapid antigen. Karena cukup ditiup saja," ujarnya.

Lantas apakah dengan diberlakukannya GeNose C19 nanti, rapid antigen dan swab PCR tidak berlaku lagi? Dibeberkan dr. Indah, swab PCR masih berlaku begitu juga dengan rapid antigen. Yang sekarang tidak diberlakukan untuk penerbangan yakni rapid antibodi.

Baca juga: Petugas Terpapar Covid-19, Semua Layanan di Puskesmas Nunukan Ditutup, Dialihkan ke RSUD

Lebih lanjut dr. Indah membahas lebih detail penggunaan GeNose C19. Pada dasarnya tidak butuh waktu lama untuk uji GeNose C19. Hasilnya cukup cepat diketahui. Hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit untuk menerima hasilnya.

"Kecuali yang masih butuh edukasi cara penggunaan GeNose C19. Mulai dari proses pendaftaran, sampai pada cara menggunakan tabung plastik GeNose C19," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved