Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Kawasan Wisata Pantai Amal di Kota Tarakan Bakal Dilengkapi Air Mancur Warna-Warni

Pembangunan kawasan wisata Pantai Amal tahap satu dan tahap dua masih berproses. Direncanakan nantinya akan ada food court atau kawasan kuliner.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Aktivitas pengerjaan di kawasan wisata Pantai Amal Kota Tarakan 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN -Pembangunan kawasan wisata Pantai Amal tahap satu dan tahap dua masih berproses. Direncanakan nantinya akan ada food court atau kawasan kuliner bagi pengunjung.

Karena masih dalam proses pembangunan, sampai saat ini belum ada pembahasan terkait retribusi yang akan diterapkan bagi pengunjung dan pelaku UMKM yang ingin memanfaatkan food court sebagai lahan usaha.

Dibeberkan Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, akan ada potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari kawasan wisata Pantai Amal jika sudah dibuka. Namun demikian, pihaknya belum menerapkan nominal retribusi di tahun 2021.

"Memang tahun 2021 belum masuk target ya. Nanti paling 2022 baru ada pembahasan," beber dr. Khairul.

Baca juga: Besok 28 April 2021 Jusuf Kalla Tiba di Tarakan, Berikut Agenda Mantan Wakil Presiden Indonesia

Ia melanjutkan, nantinya untuk kawasan food court khusus penyewaan nanti harus dibuatkan perda terlebih dahulu.

"Saya kira perdanya sementara dibuatkan untuk perda oenyewaan food court. Termasuk perda retribusi masuk, ini masih disiapkan. Mudahan cepat selesai dan biaa disinergikan. Namun memang di 2021 belum msuk dalam target," jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, nantinya di tahun 2022 pihaknya sudah bisa menghitung besaran retribusi yang akan diterapkan untuk pengunjung.

Baca juga: Sulit Tangkap Pelaku Balap liar, Kasat Lantas Porles Tarakan Ungkap Pelaku Tahu Pola Patroli Polisi 

Untuk kisaran besaran nominal retribusi, belum didetailkan pihaknya. Dan ini menjadi tupoksi Dinas Pariwisata Kota Tarakan.

"Saya kira sudah ada di Dinas Pariwisata tapi itu kan masih kasarannya. Kita detailkan dulu sebelum finalisasi," ujarnya.

Untuk penetapan retribusi kawasn wisata yang lengkap fasilitasnya lanjut dr. Khairul tak bisa asal ditentukan nominal besarannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved