Berita Kaltara Terkini
Target Pasar Anak Remaja, MS Mengaku Jual Pil Double L dengan Harga Murah
Guna menarik keinginan banyak orang, pelaku pengedar pil Double L, berinisal MS menjual dengan harga murah.Tiap butir pil Triheksifenidil dijual 10000
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Guna menarik keinginan banyak orang, pelaku pengedar pil Double L, berinisal MS, menjual dengan harga murah. Tiap butir pil Triheksifenidil dihargai Rp 10.000.
Strategi ini, dirasa cukup berhasil mengingat sebelum penggerebekan lokasi rumah MS di Tanjung Selor pada Jumat lalu, terpantau puluhan remaja sedang berada di sekitaran rumah.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Loka POM Tarakan Musthofa Anwari, saat mengungkapkan hasil operasi gabungan bersama Ditreskoba Polda Kaltara, di Mapolda Kaltara, Rabu (28/4/2021).
Baca juga: Marketplace Kerap Disalahgunakan, Loka POM Tarakan Gandeng Siber Polda Kaltara Awasi Ini
Baca juga: Berkedok Beli Baju Lewat Online, Pria di Tanjung Selor Datangkan Puluhan Ribu Pil Double L
"Harganya itu dia ecer dengan harga 1 butir sebesar Rp 10 Ribu. Penggunanya itu kebanyakan anak muda," ujar Kepala Loka POM Tarakan, Musthofa Anwari.
"Kami pantau saat penggerebekan banyak anak muda remaja mau beli disitu," tambahnya.
Adapun pelaku MS mengaku tidak pernah menjajakan obat keras tersebut kepada anak muda. Ia mengaku hanya menjajakan pada buruh sawit dan pekerja bangunan.
MS mengatakan dirinya bertindak sebagai kurir dan tidak mempekerjakan orang lain.
"Biasa saya jual buruh sawit pekerja bangunan, saya tidak pernah jual anak-anak," kata MS.
"Saya sendiri saja, saya yang antar sendiri, kadang ada juga yang datang ke rumah untuk beli," tambah MS.
Baca juga: Maia Estianty Rebut Kamera Fotografer, Daniel Mananta Coba Menenangkan, Ahmad Dhani Naik Meja
Pihak Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan akan memperdalam hasil pengungkapan 39,935 Pil Double L.
Pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar yang terlibat dalam kasus tersebut.
"Untuk jaringannya masih kita akan telusuri dan kita dalami penyelidikan," ujar Kombes Pol Budi Rachmat.
"Pendalamannya akan dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba jadi masih akan ada penyelidikan lebih lanjut," tuturnya. (*)
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/puluhan-ribu-pil-double-l-28042021.jpg)