Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Ahli Waris di Bulungan Terima Santunan, Iuran BPJS Ketenagakerjaan Kecil Tapi Manfaatnya Luar Biasa

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bulungan menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris almarhumah Peni Garau.

HO/BPJS KETENAGAKERJAAN BULUNGAN
Wakil Bupati Bulungan, Ingkong Ala saat menyerahkan santunan kepada keluarga korban. HO/BPJS KETENAGAKERJAAN BULUNGAN 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bulungan menyerahkan santunan kematian kepada Kukeh Ding, ahli waris almarhumah Peni Garau.

Penyerahan ini diberikan langsung oleh Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala di Rumah Wakil Bupati Kabupaten Bulungan Jalan Tiga Pawai, Tanjung Selor, Rabu (28/4) kemarin.

Ahli waris Kuleh Ding menerima santunan sebesar Rp.137.200.000. Adapun rincian santunannya berupa santuan kematian sebesar Rp 115 juta, biaya pemakaman Rp10 juta, santunan berkala Rp 12 juta.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib Bulungan 16 Ramadan 1442 H atau Rabu 28 April 2021

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib Bulungan 15 Ramadan 1442 H atau Selasa 27 April 2021

Baca juga: Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Pemkab Bulungan Bakal Lakukan Inspeksi Pangan

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bulungan Rony Setiawan menyampaikan, BPJamsostek selalu siap untuk melayani peserta dan berkomitmen memberikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Sehingga jika terjadi kecelakaan kerja atau meninggal keluarga yang ditinggal tidak bingung untuk mempersiapkan biaya karena jika sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ahli waris akan mendapatkan santunan," beber Rony Setiwan kepada TribunKaltara.com.

Rony menambahkan, santunan tersebut merupakan tanggung jawab pihaknya kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan jika mengalami meninggal dunia atau kecelaakan kerja. Pihaknya menjamin akan memenuhi hak setiap peserta sesuai aturan yang berlaku.

Ia juga berharap agar seluruh pekerja baik sektor formal maupun informal agar bisa didaftarkan ke Program BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan iuran yang kecil tetapi mendapatkan manfaat yang luar biasa. Presiden juga telah mengeluarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2021 sebagai dasar perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja.

Adapun cerita almarhumah Peni Garau meninggal saat menjalankan tugasnya dan tiba-tiba tidak sadarkan diri.

Setelah itu dibawa ke rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Bulungan. Ia meninggal pada 24 Maret 2021 lalu.

Halaman
12
Penulis: Andi Pausiah
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved