Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Langgar Rambu Lalu Lintas, Pengemudi Mobil Pajero Tabrak Pengendara Motor, Korban Meninggal Dunia

Pengendara mobil Pajero nomor polisi KT 1730 GB, yang terlibat lakalantas sekira pukul 21.15 Wita malam tadi, terancam dipenjara.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Kejadian lakalantas yang melibatkan mobil dan motor, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Barat 

TRIBUNKALTARA.COM, BONTANG-Pengendara mobil Pajero nomor polisi KT 1730 GB, yang terlibat lakalantas sekira pukul 21.15 Wita malam tadi, terancam dipenjara.

Kecelakaan yang terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Barat, mengakibatkan satu korban berinisial A (30) pengendara motor Beat tewas ditempat usai ditabrak.

Dari informasi yang diterima media ini, korban mengalami luka parah dibagian kepala. Sehingga tak sempat diselamatkan.

Baca juga: Satgas Pamtas RI-Malaysia Gagalkan Penyelundupan Daging Ilegal dari Tawau, Curiga saat Patroli

Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Imam Syafi'i membeberkan kronologi kejadian dari pengakuan tersangka.

Pria barubaya yang mengendarai mobil Pajero saat melintas di Jalan Effendi, BTN PKT menuju ke kota, tak mengetahui ada rambu larangan untuk memotong jalan. Sehingga rute yang dilintasinya melawan arah.

Ia juga mengaku tak melihat ada pengendara motor yang datang melaju dari arah berlawanan.

Baca juga: Cuaca Nunukan Minggu 9 Mei 2021, Waspada! Dua  Wilayah Ini Diprediksi Hujan Lebat Disertai Petir

"Iya tabrakan dari arah berlawanan, saat korban hendak balik pulang ke rumahnya di Lok Tuan dari arah berlawanan. Ngakunya pengendara mobil, tidak mengetahui ada rambu larang belok kanan," ungkap AKP Imam, Minggu (09/05/2021).

Kini, kata AKP Imam, polisi masih mendalami laju mobil saat terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa. Namun untuk kondisinya saat mengendarai mobil, dipastikan tidak dalam pengaruh alkohol.

"Untuk laju mobil masih belum diketahui. Kami masih cari tahu," tuturnya.

Baca juga: BMKG: Peringatan Dini Minggu 9 Mei 2021, Waspada! 4 Wilayah di Kabupaten Malinau  Alami Hujan Petir

Lebih lanjut dijelaskan AKP Imam, lakalantas yang terjadi semalam sempat membuat publik geram. Sebab saat kejadian, pengendara mobil langsung kabur.

Namun diketahui, pengendara mobil yang kabur itu langsung menyerahkan diri ke polisi.

Atas perbuatan pelaku, dia dijerat Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 310 ayat 4.

"Dengan ancaman hukuman enam tahun penjara," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved