Berita Daerah Terkini

Pasca Banjir, Pemkab Berau Siapkan Air Bersih dan Obat-obatan Bagi Warga

Pemerintah Kabupaten Berau tengah melakukan penanganan pascabanjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Berau, Kamis (20/5/2021).

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Bupati Berau Sri Juniarsih 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau tengah melakukan penanganan pasca banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Berau, Kamis (20/5/2021).

Bupati Berau Sri Juniarsih menyebutkan dirinya telah memanggil dan rapat dengan OPD terkait untuk mengambil langkah panganan pascabanjir.

Orang nomor satu di Berau itu mengatakan, untuk jangka pendek, pemerintah daerah akan berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat yang sebelumnya terganggu seperti kebutuhan air bersih dan obat-obatan.

Baca juga: Manfaakan Lahan Tidur di Masa Pandemi Covid-19, Polisi Polsek Sungai Pinang Ajak Warga Tanam Sayur

"Sepertinya untuk penanganan jangka pendek kita akan memenuhi kebutuhan masyarakat seperti kebutuhan air bersih, sehingga kita segera melakukan penanganan untuk memenuhi kebutuhan air bersih korban banjir," ujarnya.

"Kemudian kebutuhan akan obat-obatan, karena biasanya setelah banjir itu muncul penyakit seperti penyakit kulit atau diare," tuturnya.

Untuk penanganan jangka panjang sendiri lanjut Bupati perempuan pertama di Berau itu mengungkapkan akan membentuk kampung tangguh, termasuk memperbaiki fasilitas yang rusak akibat diterjang banjir.

Baca juga: Unggah Foto Pernikahan dengan Caption ‘The End’, Alvin Faiz dan Larissa Chou Dikabarkan Cerai

"Untuk jangka panjang kita sudah ada wacana untuk rumah layak huni untuk antisipasi ketika terjadi bencana tahunan seperti saat ini," imbuhnya.

"Kemudian kita juga rencana akan membuat rumah siaga bencana, untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat yang ketika ada bencana bisa tanggap darurat. Terus jalan yang rusak kita upayakan dilakukan perbaikan karena ketika ada hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang melanda Kabupaten Berau sejak 12 Mei lalu, membuat Sungai Kelay dan Sungai Segah meluap. Akibatnya, jalan kampung Bena Baru rusak parah, dan rumah-rumah warga terendam banjir.

Baca juga: Cegah Pedagang dan Parkir Liar, Dishub Kota Samarinda Pasang Barier di Pasar Pagi Gajah Mada

Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, sebanyak 2.308 KK yang terdampak dari banjir yang terjadi bersamaan dengan momen Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Luapan Sungai Kelay itu merembes hingga tanggul salah satu tambang batubara yang beroperasi di Berau mengalami tanggul jebol pada Minggu, 16 Mei.

Namun saat ini sebagian wilayah yang sebelumnya terendam banjir kini sudah mulai surut dan masyarakat sudah mulai membersihkan sisa banjir.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved