Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

PTM Dilaksanakan Awal Juli, Vaksinasi Guru PAUD dan SD hingga SMP di Kaltara Mencapai 80 Persen

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara, Agust Suwandy membeberkan persentase sasaran vaksinasi untuk Provinsi Kaltara.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara, Agust Suwandy 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara, Agust Suwandy membeberkan persentase sasaran vaksinasi untuk Provinsi Kaltara khususnya guru.

Total untuk vaksinasi guru di Provinsi Kaltara, khusus guru tingkat SMP dan SD serta PAUD di kisaran 50 persen hingga 80 persen yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua.

Ia mencontohkan untuk Kabupaten Bulungan sudah mencapai 80 persen vaksinasi guru. Namun untuk SMA dan SMK masih kurang.

Baca juga: Jelang PTM, Disdikbud Bulungan Klaim Vaksinasi Guru Telah 75 Persen, Yakin Sebelum Juli 2021 Selesai

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Malinau Target Juli 2021 Vaksinasi Guru Selesai: Tunggu Kuota dari Dinkes 

Alasannya dijabarkan Agust Suwandy, memang pada tahapan saat ini dan berikutnya, stok vaksin masih terbatas.

Ia melanjutkan, untuk alokasi vaksin dari pemerintah pusat, baru bisa didapatkan jika stok di daerah habis.

"Dari pusat baru akan support kembali. Maka kami imbau kabupaten dan kota agar kalau ada vaksin dilakukan percepatan dalam bentuk kegiatan massal agar lebih banyak sasaran yang bisa dicapai," ungkap Agust Suwandy.

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Dinas Pendidikan Kaltara Minta Vaksinasi Guru SMA Sederajat Dikebut

Baca juga: Belajar Tatap Muka Mulai Juli, Ketua PGRI Kaltara Sebut Vaksinasi Guru jadi Penentu, Ini Alasannya

Ia menambahkan, tujuan percepatan vaksin dalam rangka persiapan PTM. Pihaknya mengakui mendapat surat dari pemerintah pusat dan dari SKB Empat Menteri.

"Kami dapat surat dari pusat, menyatakan bahwa semua guru diharuskan sudah dapat vaksinasi sebelum PTM yang rencananya awal Juli. Makanya diusahakan Juni ini vaksinasi guru selesai sampai dosis kedua," urainya.

Kegiatan vaksinasi guru di Gedung Serbaguna Pemkot Tarakan, Selasa (25/5/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Kegiatan vaksinasi guru di Gedung Serbaguna Pemkot Tarakan, Selasa (25/5/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH)

Lebih lanjut dikatakan Agust, vaksinasi pada dasarnya tidak membedakan tingkatan sekolah. Baik SD, SMP dan SMA, semua guru harus divaksinasi.

Baca juga: Jelang Belajar Tatap Muka, Kepala SMPN 2 Nunukan Minta Pemerintah Fasilitasi Vaksinasi Guru Honorer

"Pelaksanaan vaksinasi guru juga tidak berbasis kewenangan melainkan berbasis domisili sekolah," ujarnya.

Hanya saja lanjutnya, di tahap awal surat dari Kemenkes mengintruksikan prioritas dimulai dari pendidikan tingkat paling terendah mulai dari SD kemudian SMP dan dilanjutkan SMA.

"Saya sudah koordinasi jug dengan Jubir Satgas Covid-19 Tarakan, untuk tahap berikutnya nanti fokus guru SLTA atau SMA dan SMK," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved