Berita Daerah Terkini
PDIP Cabut Dukungan Buntut Bupati Alor Marah dan Memaki Mensos Risma, Ini Reaksi Amon Djobo
Buntut Bupati Alor marah dan memaki Mensos Tri Rismaharini hingga viral, PDIP resmi mencabut dukungan, Amon Djobo langsung bereaksi minta maaf.
Saat maju dalam Pilbup, Amon Djobo diusung oleh tujuh partai, yaitu Nasdem, PKS, PDIP, PPP, PAN, Demokrat, dan Gerindra.
Sebelum menjadi orang nomor satu di Alor, Amon Djobo adalah seorang PNS yang telah bekerja selama 35 tahun.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
Minta Maaf
Setelah videonya viral memaki Mensos Risma, Amon Djobo langsung bereaksi meminta maaf.
Hal itu terlihat dari video yang beredar berdurasi 57 detik, ketika Amon Djobo mengungkapkan permintaan maafnya kepada Tri Rismaharini.
"Ibu Menteri saya minta mohon maaf sikap dan tutur kata saya salah. Itulah kita ini satu di Jakarta, satu di provinsi, satu di kabupaten kadang ada silang pendapat," kata Amon Djobo, melansir Pos Kupang.
"Tetapi saya juga harus meminta maaf pada tokoh nasional. Saya membanggakan ibu Risma saat jadi Walikota Surabaya dulu. Saat pesawat hilang ada satu warga saya yang meninggal," ucapnya menambahkan
Memaki dengan kata-kata kasar
dalam sebuah video yang beredar di grup media sosial, tampak Bupati Alor Amon Djobo memarahi staf Kemensos.
Video itu direkam di rumah jabatan Bupati Alor.
Para staf yang duduk berhadapan dengan Amon terdiam dan tak berkutik saat mendengarkan ucapan Bupati Alor.
Amon Djobo yang terlihat kesal sempat menyinggung Menteri Sosial Tri Rismaharini dan mengancam melaporkannya ke KPK.
"Menteri b*d*k begitu, masih lebih baik ibu Khofifah. Pantas model begitu itu korupsi, KPK tangkap lagi nanti saya suruh kasih tahu. Besok kamu pulang," ungkap Bupati Alor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/bupati-alor-amon-djobo-02062021.jpg)