Minggu, 12 April 2026

Berita Nasional Terkini

RESMI, Pemerintah Batalkan Keberangkatan Haji Tahun Ini, Menteri Agama: Keputusan Ini Pahit

Pemerintah akhirnya resmi membatalkan keberangkatan haji pada penyelenggaraan 1442 H atau 2021 M.

Tribunnews.com/Muhammad Husain Sanusi
Ibadah Haji. (Tribunnews.com/Muhammad Husain Sanusi) 

TRIBUNKALTARA.COM - Pemerintah akhirnya resmi membatalkan keberangkatan haji pada penyelenggaraan 1442 H atau 2021 M.

Keputusan itu disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2021).

Menurut, Gus Yaqut, di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, Pemerintah mengutamakan kesehatan, dan keselamatan jiwa jemaah haji.

"Karena masih pandemi dan demi keselamatan jemaah, Pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jemaah haji Indonesia," kata Gus Yaqut.

Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.

Baca juga: 5 Calon Jamaah Haji Asal Nunukan di Malaysia Berpotensi Tunda Berangkat ke Tanah Suci, Ini Sebabnya

Menteri Agama Gus Yaqut menegaskan, keputusan pembatalan keberangkatan haji sudah melalui kajian mendalam.

Kemenag sudah melakukan pembahasan dengan Komisi VIII DPR pada 2 Juni 2021.

Mencermati keselamatan jemaah haji, aspek teknis persiapan, dan kebijakan yang diambil oleh otoritas pemerintah Arab Saudi, Komisi VIII DPR dalam simpulan raker tersebut juga menyampaikan menghormati keputusan yang akan diambil Pemerintah.

"Komisi VIII DPR dan Kemenag, bersama stake holder lainnya akan bersinergi untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi publik yang baik dan masif mengenai kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1442 H/2021 M," ungkap Menteri Agama.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Tribun Jatim)
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Tribun Jatim) (Tribun Jatim)

Baca juga: Menag Yaqut Cholil Qoumas Sebut Kepastian Haji Berangkat Tahun Ini Menunggu Pemerintah Arab Saudi

Menteri Agama juga mengatakan keputusan ini sangat berat untuk diambil oleh pemerintah.

Namun hal ini, perlu diambil oleh pemerintah demi melindungi masyarakat dari penularan virus corona.

"Keputusan ini pahit. Tapi inilah yang terbaik. Semoga ujian Covid-19 ini segera usai," ucap Gus Yaqut.

Menteri Agama juga menyampaikan simpati kepada seluruh jemaah haji yang terdampak pandemi Covid-19 tahun ini.

Demi memudahkan akses informasi masyarakat, selain Siskohat, Kemenag juga telah menyiapkan posko komunikasi di Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Kemenag juga tengah menyiapkan WA Center yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Baca juga: Arab Saudi Buka Opsi Jemaah Haji Indonesia, Kakanwil Kemenag Kaltara Suriansyah: Kita Ready

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved