Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Tak Ada Penghuni, Sebuah Rumah di Samarinda Terbakar, Diduga Korsleting Listrik  

Sebuah rumah di Jalan Kedondong Dalam 3 RT 07 Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO/ HO Disdamkar 
MUSIBAH KEBAKARAN-Tepatnya dini hari tadi, terjadi kebakaran di Jalan Kedondong Dalam 3, Rt.07 Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA -,Sebuah rumah di Jalan Kedondong Dalam 3 RT 07 Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur hangus terbakar.

Musibah kebakaran ini terjadi, Kamis (3/6/2021) dini hari.

Api menghanguskan rumah milik Rio tersebut. 

Dengan cepat kobaran api menyambar rumah yang terbuat kayu itu.

Baca juga: Korsleting Listrik Diduga Sumber Kebakaran 5 Rumah di Tarakan, Total 13 KK jadi Korban Si Jago Merah

Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran Hanguskan 5 Rumah Warga di Jalan Bengkirai Kota Tarakan Kalimantan Utara

Petugas pemadam kebakaran  yang tiba di lokasi kejadian langsung memadamkan api.

Hanya hitungan beberapa menit api langsung padam 

"Waktu Kejadian persisnya kami mendapat laporan yakni pukul 01.30 WITA, dan bisa dipadamkan pada 02.10 WITA, 40 Menitan kami dibantu relawan gabungan dapat memadamkan api," tegas Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadisdamkar), Makmur Santoso, Kamis (3/6/2021) pagi dikonfirmasi.

Area terbakar sendiri ada 1 bangunan rumah tunggal yang mana jalan akses masuknya sempit, hingga sedikit menyulitkan Disdamkar beserta relawan gabungan Kota Samarinda menuju titik api.

Kebakaran di Kabupaten Mahkam Ulu, pukul 04.00 Wita, Sabtu (29/5/2021)
Kebakaran di Kabupaten Mahkam Ulu, pukul 04.00 Wita, Sabtu (29/5/2021) (TRIBUNKALTIM.CO)

"Total hanya 1 KK dan 1 jiwa, sendirian tinggal disana penghuninya, saat kebakaran terjadi penghuni tidak dirumah. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik, pemilik rumah atas nama Rio," tegas Makmur Santoso.

Baca juga: Korban Kebakaran Tarakan 15 KK dan 65 Jiwa, Posko Bantuan Dipusatkan di Kelurahan Gunung Lingkas

Makmur Santoso juga berharap, penggunaan alat elektronik rumah tangga yang juga memiliki risiko tinggi sebagai pemicu musibah kebakaran ikut dikontrol.

Dia mengingatkan seluruh masyarakat Ibu Kota Kaltim ini, terus berhati-hati saat menyalakan alat elektronik, karena dikhawatirkan bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Jika tidak dipakai, cabut sambungan alat elektronik pada listrik. Lantaran dari beberapa peristiwa kebakaran terjadi berawal dari arus pendek listrik (dari alat elektronik), contohnya charger ponsel, AC, kabel sambungan listrik, dan beberapa alat lain," tegasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved