Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Dua Kali Batal Berangkat, Kepala Kemenag Tarakan Minta Calon Jemaah Haji Bersabar

Kemenag RI resmi kembali membatalkan keberangkatan calon jemaah haji, Kepala Kemenag Kota Tarakan minta calon jemaah haji bersabar.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Tahun ini untuk kali kedua, calon jemaah haji asal Indonesia batal berangkat ke Arab Saudi karena kondisi pandemi Covid-19. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Tahun ini, Kemenag RI resmi kembali membatalkan keberangkatan calon jemaah haji. Melalui rilis resminya, Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas dalam rilis pers Kamis (3/6/2021).

Dikatakan Kepala Kantor Kemenag RI Tarakan, Shaberah, keputusan pembatalan keberangkatan haji dari Menag bukan diputuskan sepihak melainkan keputusan bersama dari pemerintah pusat.

"Ini keputusan pemerintah Indonesia. Menag sudah berkonsultasi dengan Pak Presiden Joko Widodo dan DPR RI," jelasnya.

Baca juga: Sudah Divaksin Covid-19, 115 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Begini Reaksi Kemenag Nunukan

Baca juga: 2.586 Calon Jemaah Haji Kaltim Lagi-lagi Gagal Berangkat 

Hasilnya diungkapkan H. Shaberah, keadaan atau kondisi Covid-19 yang masih terjadi saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan pemberangkatan jemaah haji.

Ia membeberkan, persiapan dalam rangka memberangkatkan jemaah haji itu cukup panjang. Estimasi waktu dibutuhkan enam bulan sebelumnya sudah harus siap. Mulai dari persiapan hotel dan transprotasi selama di Arab Saudi.

"Jadi bukan persiapan sebulan atau dua bulan. Sampai enam bulan. Sedangkan ini waktunya mepet sekali," bebernya.

Baca juga: Pemerintah Batalkan Keberangkatan Calon Jemaah Haji 2021, Kemenag Tarakan Tunggu Rilis Resmi

Ia menambahkan, normalnya sebelum pandemi setiap tanggal 15 Juni itu semestinya kloter pertama itu sudah berangkat. "Kalau tahun 2020, semestinya berangkat tanggal 25 Juni. Itu kan setiap tahun kalender Hijriah maju 12 hari," urainya.

Kemungkinan batal sebenarnya sudah diprediksi pihaknya. Hanya saja tak bisa membeberkan ke media karena menunggu rilis resmi.

Ia berharap seluruh calon jemaah haji di seluruh indonesia dan khususnya di Kaltara dan Tarakan, bisa bersabar. Ini mungkin keputusan terbaik yang bisa diambil pemerintah.

Calon jemaah haji di Kabupaten Malinau mengikuti pembinaan fiqih haji bagi jemaah haji 1442 di Kantor Lama Kementerian Agama Malinau, Jalan Pusat Pemerintahan, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (30/3/2021)
Calon jemaah haji di Kabupaten Malinau mengikuti pembinaan fiqih haji bagi jemaah haji 1442 di Kantor Lama Kementerian Agama Malinau, Jalan Pusat Pemerintahan, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (30/3/2021) (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

"Bahwa tidak bisa memberangkatkan calon jemaah haji kita di Indonesia. Kebetulan juga dalam list dari Arab Saudi, Indonesia tidak masuk yang untuk vaksin sinovac tidak diterima Arab Saudi," ungkap H. Shaberah kepada TribunKaltara.com.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved