Breaking News:

Kecelakaan Speedboat Nunukan

Kecelakaan Speedboat Ryan Tewaskan 6 Penumpang, Hari ini UPP Bunyu Persiapan Periksa Nakhoda Kapal

Kecelakaan speedboad Ryan tewaskan 6 penumpang, hari ini UPP Bunyu persiapan periksa nakhoda kapal.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aktivitas di Pelabuhan Tengkayu 1 Kota Tarakan. Setiap nakhoda speedboat wajib memiliki sertifikat berlayar dan pemilik wajib melengkapo dokumen sebelum berlayar. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Kecelakaan speedboad Ryan tewaskan 6 penumpang, hari ini UPP Bunyu persiapan periksa nakhoda kapal.

Mulai Selasa (8/6) hari ini, pemeriksaan terhadap nakhoda speedboat (SB) Ryan, terkait kecelakaan yang mengakibatkan enam orang penumpangnya meninggal dunia, dilaksanakan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Bunyu.

Mempertimbangkan lokasi kejadian di Desa Pelaju Kecamatan Sembakung, akhirnya pemeriksaan ini diambil alih UPP Bunyu.

Mengingat pula, Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan berada dekat dan masuk wilayah kerja UPP Bunyu.

Baca juga: Mungkinkan Ada Tersangka, Polda Kaltara Turunkan Tim Gabungan Selidiki Kecelakaan Speedboat Ryan

Baca juga: 6 Korban SB Ryan Terbalik Tewas, Bagaimana Ketentuan Speedboat Non Reguler? Ini Kata Dishub Kaltara

Baca juga: Kecelakaan SB Ryan di Nunukan, Dishub Kaltara Belum Bisa Larang Operasional Speedboat Non Reguler

Jahra, korban speedboat terbalik di perairan sungai Sembakung ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (08/06/2021), pukul 12.00 Wita. (HO/ Basarnas Tarakan)
Jahra, korban speedboat terbalik di perairan sungai Sembakung ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (08/06/2021), pukul 12.00 Wita. (HO/ Basarnas Tarakan) (HO/ Basarnas Tarakan)

Dibeberkan Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan, Capt M. Hermawan melalui Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Tarakan, Capt Romy Sumardiawan, ia mendapatkan informasi SB Ryan berangkat dari Pelabuhan Tengkayu Satu Kota Tarakan.

Ia mengakui tidak mengetahui pasti bagaimana kronologis kejadian. Dan kejadian sudah dilaporkan oleh UPP Bunyu.

" Informasi dari kepala UPP, saat ini sudah menuju Polsek Sembakung," ujar Capt. Romy kepada TribunKaltara.com, Selasa (8/6/2021).

Lebih lanjut, Romy menjelaskan, saat ini UPP Bunyu persiapan untuk proses pemeriksaan bekerja sama dengan Polsek Sembakung.

Karena saat awal kejadian, Polsek Sembakung bergerak cepat menangani kasus tersebut meski belum sampai di tahap penyelidikan.

Berdasarkan PP Nomor 9 Tahun 2019, kasus kecelakaan laut ditangani pihak UPT di bawah naungan Dirjen Perhubungan Laut. Nantinya jika ada tindak pidana umum maka pemeriksaan dilakukan aparat kepolisian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved