Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Langgar Perda Pemkot Samarinda, 1.115 Botol Miras Ilegal Dimusnahkan Walikota dan Forkopimda 

Melanggar Peraturan Daerah (Perda) Pemkot Samarinda, Provinsi minuman keras (Miras) di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dimusnahkan.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Walikota Samarinda Andi Harun, beserta wakil walikota Samarinda, Rusmadi dan pimpinan satuan dan OPD kota Samarinda melakukan pemusnahan terhadap 1.115 botol barang bukti miras di balai kota Samarinda, Selasa (8/6/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Melanggar Peraturan Daerah (Perda) Pemkot Samarinda, Provinsi minuman keras (Miras) di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dimusnahkan, Selasa (8/62021) di Lapangan Parkir Barat Balai Kota Samarinda

Pemusnahan miras dilakukan langsung Walikota Samarinda, Andi Harun dan Wakil Walikota Samarinda serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Samarinda.

Forkopimda Kota Samarinda terdiri dari  Rusmadi Wongso Ketua PengadilanNnegeri Samarinda, Kapolresta Samarinda, dan Dandim 0901 Kota Samarinda.

Baca juga: Menjual Miras Berbagai Merek, Wanita Berusia 53 Tahun Diciduk Polisi  

Baca juga: Operasi Pekat Mahakam 2021, Polres Bontang Temukan Miras Ilegal Berbagai Merek, Dijual di Warung

Miras yang dimusnahkan ini ada 1.115 botol hasil dari razia dan operasi yustisi yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Samarinda yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Sebanyak 1.115 botol miras yang dihamparkan di lapangan parkir barat Balai Kota Samarinda dimusnahkan menggunakan alat berat.

Sejumlah miras yang diamankan Polres Bontang
Sejumlah miras yang diamankan Polres Bontang (TRIBUNKALTIM.CO)

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk eksekusi dari putusan pengadilan negeri kota Samarinda terhadap penegakkan peraturan daerah (Perda) nomor 6 tahun 2013 tentang larangan, pengawasan dan penertiban minuman beralkohol di dalam kota Samarinda.

Walikota Samarinda Andi Harun menegaskan bahwa berdasarkan putusan dan landasan Perda tersebut pemerintah kota Samarinda memiliki kewenangan untuk melakukan penertiban dan pemusnahan barang bukti miras sebagai pelanggaran perda.

Baca juga: Ungkit Kenangan Saat Bersama Raffi Ahmad, Tyas Mirasih Sebut Suami Nagita Mantan Paling Nyakitin

Baca juga: Maruf Amin Tak Dilibatkan Jokowi saat Sahkan Perpres Miras, Ketua PBNU Sempat Sindir Pemerintah

"Kita musnahkan karena ini adalah barang bukti pelanggaran perda sesuai dengan perintah putusan pengadilan negeri untuk kita melakukan pemusnahan," tegas Andi Harun usai acara pemusnahan pada Selasa (8/6/2021).

Walikota Samarinda tersebut juga menjelaskan bahwa berdasarkan Perda yang ada walikota diberikan kewenangan untuk mencabut izin peredaran miras ilegal selain melakukan pengendalian, penertiban dan pengurangan peredaran miras di kota Samarinda.

"Faktor lainnya adalah pernyataan resmi dari Polresta Samarinda bahwa miras merupakan salah satu sumber pemicu tindak kriminal, maka karena itu kita harus melakukan pengendalian terhadap peredarannya bahkan mengurangi dan menutup izin peredarannya apabila syarat hukum terpenuhi," tukas Andi Harun.

Baca juga: Banyak Dapat Sorotan & Masukan Tokoh Nasional, Jokowi Akhirnya Cabut Perpres Tentang Investasi Miras

Andi Harun juga berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan operasi yustisi oleh Satpol PP kota Samarinda terhadap peredaran miras di kota Samarinda yang menurutnya cukup besar.

Dalam kesempatan tersebut walikota Samarinda bersama wakil walikota dan pimpinan OPD beserta Kapolresta Samarinda dan Dandim 0901 kota Samarinda menandatangani berita acara pemusnahan sebelum melakukan pemusnahan secara simbolis.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved