Berita Malinau Terkini
Hari Keempat MTQ Ke-17 Kabupaten Malinau, Digelar Lomba Cabang Tahfiz dan Tilawah
Memasuki hari ke 4 pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-17 Kabupaten Malinau sejak pertama kali dibuka pada Senin (7/6/2021).
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Memasuki hari ke 4 pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-17 Kabupaten Malinau sejak pertama kali dibuka pada Senin (7/6/2021).
Sementara ini masih berlangsung cabang MTQ Ke-17 di Arena Utama Balai Adat Tidung, Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.
Pantauan TribunKaltara.com, saat ini tengah berlangsung MTQ untuk cabang Tahfiz putra/putri dan tilawah di Balai Adat Tidung Desa Malinau Seberang.
Baca juga: Ada 4 Lokasi Lomba MTQ ke 17 di Kabupaten Malinau, Catat Tempat Kegiatannya
Baca juga: Diselenggarakan Selama 5 Hari, Berikut Lokasi dan Kategori Lomba MTQ Ke-17 Kabupaten Malinau
Koordinator Dewan Hakim MTQ ke 17, Ustad Hartono Ahmad Gobel menjelaskan untuk hari ini diselenggarakan cabang Tahfiz. Meliputi tahfiz 1, 5 dan 10 Juz.
Khusus untuk tahfiz 5 juz, sebelum melanjutkan Maqra atau materi bacaan yang disampaikan dewan hakim, peserta terlebih dulu tampil dengan Maqra tilawah.
Baca juga: Kabupaten Malinau Diusulkan Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltara 2022, Berikut Tanggapan Wakil Bupati
"Hari ini kita bermusabaqah hapalan 5 juz dan tilawah serta 10 juz. Khusus yang 5 Juz, sebelum menjawab peserta terlebih dulu tampil dengan Maqra Tilawah," ujarnya, Kamis (10/6/2021).
Setelah tampil dengan Maqra Tilawah, selanjutnya peserta akan diminta untuk melanjutkan bacaan sesuai materi yang ditanyakan dewan hakim.
Peserta diperkenankan menjawab Maqra ditandai dengan tanda 4 kali bunyi bel, untuk memulai jawaban. Jika nantinya terdapat kesalahan bacaan, diberi tanda 1 kali bunyi bel.
Jika peserta melakukan kesalahan berulang-ulang, maka Dewan Hakim akan membunyikan bel sebanyak 2 kali, dan menuntun peserta sesuai Maqra hapalan.
Baca juga: Besok Pembukaan MTQ Ke-17 Malinau, Ketua LPTQ H Edy Marwan Targetkan MTQ Cetak Bibit-bibit Baru
"Teknisnya, peserta akan menjawab setelah dibunyikan bel sebanyak 4 kali setelah diberi soalan. Jika ada kesalahan bel dibunyikan sekali. Dan jika peserta terkendala menjawab, maka akan dituntun ditandai bunyi bel 2 kali," katanya.
Demikian halnya, pada saat beralih ke soal, bel dibunyikan sebanyak 3 kali sebagai tanda dimulai soalan selanjutnya.
Sama halnya untuk ketentuan tahfiz 10 jus. Intruksi dari dewan hakim ditandai dengan bunyi bel.
"Tandanya sama. 4 kali mulai atau mengakhiri, 3 kali ganti soal, 2 kali bimbingan, dan 1 kali tanda ada kesalahan," ucapnya.
Baca juga: Ketua LPTQ Kaltara Suriansyah Minta Maaf karena Hanya Kirim 13 Kafilah ke Ajang MTQ Nasional Padang
Rencananya, sore hari nanti akan digelar rapat dewan hakim untuk memutuskan hasil tiap-tiap kategori dari cabang MTQ yang digelar sejak hari Senin lalu (7/6/2021).
Hartono mengatakan, waktu yang telah ditentukan sesuai jadwal tersebut sewaktu-waktu bisa berubah. Nantinya pihaknya dan panitia akan berusaha agar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
(*)
Penulis : Mohammad Supri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/mtq-ke-17-kabupaten-malinau.jpg)