Breaking News:

Puluhan Babi di Bulungan Mati

40 Babi di Bulungan Mati Mendadak, Dinas Pertanian Kaltara Jelaskan Virus ASF, Menular ke Manusia?

40 babi di Bulungan mati mendadak, Dinas Pertanian Kaltara jelaskan virus ASF, menular ke manusia?

TRIBUN BALI
Ilustrasi - Salah satu kandang di peternakan babi Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali. Antsipasi Virus AFS, Peternak di Buleleng Diimbau Tidak Membeli Babi dari Daerah Lain. 

"Untuk masa inkubasi itu 4-19 Hari, itu masa sejak virus menginfeksi sampai menimbulkan tanda klinis," katanya.

Kendati tidak memiliki sifat zoonosis, ASF memiliki tingkat fatalitas yang tinggi, bahkan hingga 100 Persen.

Ibaratnya bila ada sepuluh babi yang terserang sakit ASF, maka kesepuluh babi tersebut memiliki kemungkinan besar berujung pada kematian.

"Fatalitasnya tinggi, sehingga ini bisa merugikan peternak kalau terserang ASF," tambahnya.

Baca juga: Dinas Pertanian Bulungan Pastikan Babi Mati Mendadak Akibat Virus ASF, Tak Ada Penularan ke Manusia

Baca juga: Puluhan Babi Mati Mendadak di Desa Long Yin, Dugaan Virus ASF, Dinas Pertanian Bulungan Ambil Sampel

Baca juga: Melantik 54 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Bulungan Syarwani Sebut Dapat Izin Mendagri

Dengan tidak adanya vaksin ASF, maka yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebarannya ialah dengan biosekuriti.

Seperti melakukan pembersihan kandang dengan disinfektan, membatasi pergerakan babi dan alat transportasinya, juga dengan memberikan vitamin bagi babi.

"Kalau kita lakukan biosekuriti, kita disinfektan kandang dan alat transportasinya, lalu kita batasi pergerakannya, juga kita berikan vitamin kepada ternaknya itu. Sampai saat ini, itu saja yang bisa kita lakukan karena belum ada vaksin bagi ASF ini," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved