Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pandemi Covid-19, UMKM di Kota Tarakan Meningkat Jadi 13 Ribu, Paling Banyak Usaha Kuliner

Tercatat 13 ribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdata di Kota Tarakan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Situasi hujan ringan di Kantor Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, belum lama ini 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Tercatat 13 ribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdata di Kota Tarakan.

UMKM ini sebagian besar didominasi sektor kuliner. Dikatakan Sekda Pemkot Tarakan, Hamid Amren, ini harus menjadi perhatian Pemkot Tarakan. Karena bagaimanapun, keberadaan pelaku UMKM ini bisa membantu pemulihan ekonomi nasional (PEM).

"UMKM ini diharapkan menjadi prioritas dalam rangka PEN. Covid-19 membuat ekonomi kita rontok. Tapi kita harapkan dengan tumbuh UMKM secara baik maka pertumbuhan ekonomi kembali bisa baik. Ekonomi bertumbuh maka kesejahteraan masyarakat itu bisa meningkat," beber Hamid Amren.

Baca juga: Sekprov Kaltara Suriansyah Beber Fokus Pembangunan Tahun 2021, Sebut Kembangkan UMKM & Produk Lokal

Baca juga: Pandemi Covid 19, Pelaku UMKM di Nunukan Meningkat, Anggota DPR RI Deddy Sitorus Upayakan Ini

Dari total 13 ribu UMKM yang ada di Tarakan lanjutnya, saat ini sudah terus mengalami pertumbuhan.

Meski tak menampik, di tengah pandemi ada penurunan kegiatan ekonomi jika dilihat langsung kasat mata.

Baca juga: BLT UMKM Rp 1,2 Juta, Login eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id untuk Cek Penerima

Baca juga: Cara Daftar BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tahap 2, Cek Penerima via Online di BRI atau BNI sebelum Mencairkan

"Kita lihat di pinggir jalan ada banyak jenis usaha kecil dan menengah. Baik batik, makanan, kuliner dan kegiatan lainnya oleh masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk perusahaan dengan skala besar memang secara tidak langsung juga turut membantu menyerap tenaga kerja lokal yang berdampak pada berkurangnya angka pengangguran.

Ilustrasi cara cairkan BLT UMKM 2021.
Ilustrasi cara cairkan BLT UMKM 2021. (eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id)

Namun dari sisi pendapatan, rerata perusahaan besar memiliki kantor pusat di Jakarta. Sehingga keuntungan masuk ke pusat dan tak ada perputaran uang di Tarakan.

"Beda kalau mereka asli dari UMKM Tarakan. Bosnya di Tarakan, uangnya berputar, beredarnya hanya di Tarakan. Makanya kita harap UMKM tumbuh dan berkembang di Tarakan," terangnya.

Baca juga: Bocoran Pencairan BLT UMKM Tahap 2, Cek Penerima BLT UMKM di eform.bri.co.id/bpum dan banpresbpum.id

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara, Yufrizal mengatakan, dengan angka 13 ribu UMKM di Tarakan, ia meyakini perlahan-lahan sektor perekonomian mulai bangkit di tengah pandemi Covid-19.

"Secara riil se-Kaltara angka pertumbuhannya saya belum lihat. Tapi di provinsi manapun secara nasional yang mendominasi UMKM," ungkapnya.

Secara nasional dari sisi usaha, 99 persen unit usaha dari sektor UMKM yanga hadir.

Baca juga: Ada 2 Cara, Begini Alur Cek BLT UMKM Tahap 2 Rp 1,2 Juta secara Online di BRI atau BNI

"Saya meyakini setiap provinsi kab kota begiru. Dari sisi jumlah. Kedua dari sisi potensi UMKM luar biasa di semua sektor," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved