Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Tak Pakai Masker, Pelanggar Bakal Diberi Hukuman Bersih-bersih di Halaman Kantor Satpol PP Tarakan

Kepala Satpol PP Tarakan Hanip mengatakan, tak menggunakan masker pelanggar diberikan teguran dan termasuk bersih-bersih halaman kantor Satpol PP

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Tampak aktivitas Satpol PP Kota Tarakan menyasar kafe untuk memastikan penerapan prokes. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Kegiatan razia masker rutin digelar Satpol PP Kota Tarakan setiap malam Minggu.

Razia masker dan protokol kesehatan menyasar kafe dan rumah makan yang tak menerapkan prokes ketat.

Dibeberkan Hanip Matiksan, Kepala Satpol PP Kota Tarakan, update terakhir kegiatan razia masker dilakukan pada 10 Juli 2021 lalu.

Baca juga: Tak Pakai Masker di Kota Tarakan, Wajib Nyanyi Lagu Indonesia Raya

"Malam minggu kemarin kami menyasar pemilik kafe. Mereka diberikan teguran terutama yang tak menjaga jarak. Memang kalau diamati, kami lihat banyak kafe belum laksanakan physical distancing," urai Hanip Matiksan kepada TribunKaltara.com.

Selanjutnya pihaknya memberikan teguran. Jika kesalahannya berat, akan diserahkan kepada Dinas Pariwisata Kota Tarakan.

Baca juga: Satpol PP Bulungan Rutin Gelar Razia Masker, Untung Yani : Tegakkan Protokol Kesehatan Covid-19

"Nanti Dinas Pariwisata yang akan menyelesaikan perizinannya," ungkap Hanip.

Sementara itu, untuk mereka yang kedapatan tak menggunakan masker lanjutnya, akan diberikan teguran dan dipanggil ke Satpol PP Kota Tarakan.

Razia masker dan orang berkerumun kembaki digalakkan Satpol PP Kota Tarakan dimulai sejak Sabtu (3/7/2021) semalam. FOTO: DOKUMENTASI SATPOL PP
Razia masker dan orang berkerumun kembaki digalakkan Satpol PP Kota Tarakan dimulai sejak Sabtu (3/7/2021) semalam. FOTO: DOKUMENTASI SATPOL PP (TRIBUNKALTARA.COM/ DOKUMENTASI SATPOL PP)

"Mereka tidak langsung diangkut ke Satpol PP tapi dipanggil ke kantor. Nanti di sana yang akan dibeberkan apa saja sanksinya. Termasuk disuruh bersih-bersih halaman Satpol PP," ujar Hanip.

Ia melanjutkan sempat pula terjadi perdebatan di salah satu kafe saat petugas Satpol PP mempertanyakan soal penerapan physical distancing kursi pelanggan.

Baca juga: Pantau Penerapan Prokes, Satpol PP Tana Tidung Sebut Sekolah Perlu Rekomendasi Belajar Tatap Muka

"Yang marah pemilik kafe dan diberikan surat teguran dan dipanggil ke kantor. Untuk jumlah pelanggaran masih didata. Nanti dibagi kategori pelanggannya. Ada yang melanggar prokes dan lainnya," ungkap Hanip.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved