Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Penyitas Covid-19 OTG Tak Penuhi Syarat untuk Donor Plasma Convalencent, Alasannya Ini

Penyitas atau orang-orang yang pernah terpapar Covid-19 kategori orang tanpa gejala (OTG) tak penuhi syarat untuk donor plasma convalencent.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Sumarsono
Tribun Kaltara
Ruslaeny saat melakukan screening untuk melakukan donor plasma convalencent di PMI Kota Tarakan, Rabu (21/7/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKANPenyitas atau orang-orang yang pernah terpapar Covid-19 kategori orang tanpa gejala (OTG) tak penuhi syarat untuk donor plasma convalencent.

Hasil penelitian dari tren orang-orang yang sudah pernah melakukan donor plasma convalencent, diperoleh fakta OTG yang pernah terpapar Covid-19 tak memiliki titer anntibodi yang cukup.

Demikian dijelaskan dr Ardila Utari Dewi, Kasi Penjaminan Mutu PMI Kota Tarakan kepada TribunKaltara.com, Rabu (21/7/2021).

Ia menjelaskan plasma itu adalah darah dari orang yang sudah sembuh Covid-19 yang mengandung antibodi.

Baca juga: Dinkes Kaltara Sebut Fasilitas Donor Plasma Darah Konvalesen Belum Ada, Usman: Fokus Vaksinasi

Diharapkan antibodi yang terbentuk dari orang yang sudah sembuh Covid-19 atau dinyatakan negatif, bisa membantu orang yang  saat ini sedang proses perawatan Covid-19.

“Maka dari itu ada yang namanya titer antibodi yang harus cukup. Ada kadar titer antibodi yang harus dicapai untuk diberikan kepada orang yang sudah sedang dalam perawatan karena terpapar Covid-19,” ujarnya.

Ardila menambahkan, sementara mereka yang sudah terpapar Covid-19 berstatus OTG memiliki kadar titer antibody yang belum cukup atau belum sampai.

Baca juga: Stok Darah PMI Balikpapan Terbatas, Plasma Konvalesen Kosong, Penyintas Covid-19 Diminta Donor Darah

“Titer itu levelnya. Ada standar yang harus dia capai.   Yang diutamakan adalah mereka yang pernah terapapr Covid-19 dengan gejala sedang atau berat,” bebernya.

Lebih jauh Ardila menjelaskan, pasien isolasi mandiri di rumah bisa saja menjadi pendonor plasma convalencent asalkan ia memiliki gejala saat terpapar Covid-19.

“Tidak hanya sekadar gejala tidak enak badan. Tapi harus ada gejalanya mulai dari demam, batuk, pilek sakit tenggorokan,mual muntah diare itu harus dirasakan walaupun dia isoman,” ungkapnya kepada TribunKaltara.com, Rabu (21/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved